Jakarta, HMINEWS.Com – Behrooz Kamalvandi, Duta Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengatakan bahwa kebangkitan Islam hanya bisa terjadi jika dilakukan dengan dua hal, yaitu persatuan dan kemajuan masing-masing Negara Islam. Hal ini disampaikannya saat menerima kunjungan tim PB HMI di Kantor kedutaan Iran, di Jakarta (10/08).

“Pertama, persatuan, dimana kita membangun persaudaraan antar sesama muslim dan membangun komunikasi yang lebih intens. Kedua, dengan cara memajukan bangsa kita masing-masing. Dengan bangsa yang maju, maka akan mempunyai citra yang lebih baik dan nilai-nilai suci Islam akan di hormati”,  katanya menjelaskan.

Menurutnya, dunia saat ini penuh dengan penindasan. Barat mencoba melawan Islam dengan menghidupkan kembali sentimen peristiwa-peristiwa masa 500 ratus tahun silam. “Saat ini proyek besar Islamophobia (kebencian terhadap Islam) sedang disebarkan keseluruh dunia oleh Barat. Teroris adalah sesuatu yang tidak ada kaitannya dengan Islam, namun sekarang diciptakan image kalau masjid adalah sama dengan pusat aktivitas teroris” katanya menambahkan.

Iran menurutnya saat ini mempunyai tugas menyampaikan kepada seluruh dunia bahwa Islam adalah perdamaian, logika dan kebenaran. Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh elemen untuk menyampaikan pesan itu. “menjadi tugas kita semua adalah mencegah jangan sampai ada citra terhadap Islam yang salah. Kita harus lawan pendapat yang mengatakan bahwa Islam adalah brutal, menakutkan dan membelah dunia” ujarnya.[]Adi