Bangkok, HMINEWS-  Ratusan demonstran yang dikenal dengan Kaos Merah kembali berkumpul di Ibu Kota Thailand Bangkok (Minggu, 1/8/2010). Mereka berkumpul mengenang kawan-kawannya yang tewas ketika angkatan bersenjata Thailand bulan Mei menumpas demonstrasi yang telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Waktu itu bentrokan antara tentara dan Kaos Merah menewaskan 90 orang dan mencederai 1400 orang lebih selama minggu-minggu terakhir demonstrasi.

Demonstran Kaos Merah kebanyakan adalah aktivis dari desa-desa yang miskin dan pekerja rendah yang mendukung bekas Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang tersingkir dalam kudeta tahun 2006 atas tuduhan korupsi.

Mereka menganggap pemerintahan Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva sebagai boneka orang-orang kaya di Bangkok dan militer dan menuduhnya menduduki jabatan secara tidak sah. Mereka juga ingin Abhisit mengadakan pemilu lebih awal.

Mereka juga menentang UU darurat negara yang digunakan pemerintah Thailand untuk menekan para kelompok anti-pemerintah. Dekrit negara dalam keadaan darurat melarang pertemuan politik dan memungkinkan sensor berat terhadap media.[] lk