Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum

Jakarta, HMINEWS.COM- Setelah kasus pelecehan seksual oleh politisi DPRRI Fraksi Demokrat yang diduga dilakukan Muhammad Nazarudin, kini muncul kasus Tohari di Jombang yang membikin ngilu dan nyeri para pimpinan partai tersebut.  Kasus-kasus skandal seks politisi Demokrat ini bisa jadi akan menyeruak menjadi isu publik seperti dalam kasus Yahya Zaini, anggota DPR Golkar yang bermesum jorok dengan pedangdut Maria Eva.

Apakah DPP Partai Demokrat malu dan geram dengan perilaku politisinya yang doyan skandal seksual? Berbagai kasus skandal seksual melilit Partai Demokrat akibat ulah para politisinya yang jorok atau tak senonoh. Mereka bak begundal seks yang melilit Demokrat. Bakalkah mereka dipertahankan atau dipecat dari jabatannya masing-masing?  Atau malah dibela dan dipertahankan dengan berbagai alasan? Alasan? Alasan?

Para analis politik melihat, karir Tohari dalam politik bakal tamat seperti Yahya Zaini, bukan hanya itu, dia juga akan mengalami celaan publik.

‘’Seks dan politik amat sensitif, kasus Tohari adalah repetisi Yahya Zaini, tamatlah riwayat begundal seksual macam ini,’’ kata pengamat politik Pradana Boy MA dari Universitas Muhammadiyah Malang yang kini studi PhD di NUS Singapura.

Sementara itu Endang Ekowati (43), istri Ahmad Tohari, tak kuat lagi mempertahankan biduk rumah tangganya bersama Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Jombang Jawa Timur tersebut.  Tohari dikabarkan berselingkuh dengan pembantunya sendiri. Perselingkuhan yang terjadi sejak tahun 2003 lalu inipun berbuntut gugatan cerai dari sang istri. []rima/ham/nm