Ruhut Sitompul

Jakarta, HMINEWS.COM- Gagasan Ruhut Sitompul yang mengusulkan amandemen Undang-Undang Dasar untuk memperpanjang jabatan presiden, mendapat reaksi langsung dari presiden SBY, pasalnya keinginan Ruhut tersebut membuat gerah  Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono.

SBY menegaskan bahwa wacana perpanjangan jabatan presiden itu bukan kemauan dirinya. SBY dengan tegas menyatakan tidak sependapat dengan usulan itu. Bahkan, SBY mengaku dirinya adalah satu orang yang mendorong masa jabatan presiden dibatasi, demikian dikatakan SBY  Rabu (18/8) di Depan Gedung MPR Jakarta.

Anehnya, meski sudah dibantah sendiri oleh SBY, Ruhut masih saja ngoceh, kali ini seusai menghadiri peringatan Hari Konstitusi dan HUT ke-65 MPR di gedung DPR, Senayan, Jakarta, sambil di ampiri wartawan, Ruhut yang kini menjadi juru bicara partai Demokrat tertawa kecut menangapi pernyataan SBY.

Sambil tertawa, Ruhut mengatakan kalau dirinya sangat kreatif sehingga  disayang oleh SBY, karena dia tidak ditegur langsung oleh pak SBY. Ruhut juga menegaskan kalau gagasan tersebut dihembuskan tidak ada kaitannya sama sekali dengan hari konstitusi apalagi dengan kedatangan SBY ke gedung MPR dalam rangka memperingati hari Konstitusi.

Menurut Ruhut, sebelum SBY membantah hal tersebut, jauh-jauh hari atau tepatnya lima bulan yang lalu, “SBY sudah pernah mengatakannya kepada saya, jadi ini bukan rekayasa dan saya  tidak bermain drama dengan SBY, hal ini kebetulan saja,  saya lempar bola di-smash Pak SBY,” kata  Ruhut. []ham/nm