HMINEWS.COM- Indonesia membutuhkan anak muda, pemilik sah masa depan, untuk mewarnai dan merawat dengan semangat bhinneka. Sebab, nasionalisme hanyalah kata-kata kosong tak bermakna tanpa diikuti sikap kritis, gagasan, dan juga harapan akan masa depan.

Kompetisi Esai Mahasiswa 2010 adalah sebuah ikhtiar merawat negeri yang bhinneka; Tahun kedua dalam rangkaian kegiatan Kompetisi Esai Mahasiswa “MENJADI INDONESIA”.

Kegiatan ini adalah kerja sama TEMPO Institute, Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, didukung oleh President University, Mien R. Uno Foundation, PLN, dan Kontras.

Melalui kegiatan ini, Kami menantang mahasiswa,-selapis tipis populasi yang beruntung menikmati pendidikan tinggi-untuk bersama menghargai pencapaian dan sekaligus menggali inisiatif membenahi centang-perenang persoalan bangsa.

Tema Kompetisi Esai
Pokok bahasan esai yang dilombakan adalah “Nasionalisme Ala Gue”, dengan empat pilihan subtema sebagai berikut:
1. Kepemimpinan. Krisis kepemimpinan terjadi di berbagai lini. Bagaimana kamu memandang persoalan ini? Adakah pupuk yang tetap untuk menumbuhkan kepemimpinan?

2. Pendidikan. Sektor ini adalah kunci menuju perbaikan negeri. Namun, pendidikan menyimpan segunung persoalan yang tak kalah rumit. Tuangkan pendapatmu.

3. Antikorupsi. Ini dia persoalan kronis yang menggerogoti bangsa. Bagaimana menumbuhkan budaya menghargai sesama dengan menjauhi perilaku korup?

4. Kewirausahaan. Kemandirian, kreativitas, ulet, dan kekuatan tekad menjadi syarat bagi kewirausahaan, sebuah kunci menuju kebangkitan bangsa. Bagaimana membangkitkan semangat wirausaha menurutmu?

Informasi lebih lengkap dan panduan kompetisi, silakan mengunjungi:

http://menjadi- indonesia. org/kem-2010/ dan

http://www.tempo- institute. org/index. php/program/ kompetisi- esai-mahasiswa- 2010/