Untuk Indonesia di Ulang Tahunnya ke-65

Ya Allah, Yaa Malik, pemilik segala kerajaan dilangit dan di bumi, Raja diatas segala raja-raja yang ada dibumi, tiada sekutu bagiMu, kepunyaanMu lah apa-apa yang ada pada diri kami.

Ya Allah, Yaa raazaq, sesungguhnya Engkaulah yang maha kaya, jika bukan karena karuniaMu, tak mungkin negeri kami menjadi negeri dengan kekayaan alam yang begitu melimpah, jika bukan karena rezekiMu niscaya tanah kami adalah tanah yang tandus, laut kami adalah laut yang mati, dan negeri kami negeri yang miskin karunia. Ampuni kami jika kami justru tak mampu mengelolanya dengan baik, Ampuni kami jika kekayaan yang engkau berikan kepada negeri ini justru diangkut dikuras oleh negeri lain. Ampunkan ketidak-amanahan kami ya Allah, sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pengampun.

Yaa Allah, Yaa Wahhab, tiadalah negeri ini merdeka melainkan karena rahmatMu. Ampunilah kami jika selama 65 tahun ini, kami masih belum mampu memanfaatkannya secara maksimal, ampuni kami jika selama 65 tahun negeri ini justru kami isi dengan kelemahan-kelemahan kami, dengan kemaksiatan-kemaksiatan kami. Yaa ghaffaar, ampunilah kami. Jangan engkau turunkan adzabMu pada negeri ini ya Allah…. Rahmatilah negeri ini, Ampunilah negeri ini sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pengampun.

Ya Allah jadikan negeri kami adalah negeri yang agamis dan religius, jangan Engkau jadikan kami negeri yang sekuler, yang melupakan dan tak melibatkanMu dalam setiap urusan di negeri kami. Jadikan agar penduduk negeri ini senantiasa dekat denganMu, menaati perintahMu dan menjauhi laranganMu. Berikanlah kesadaran agar penduduk negeri ini taat beribadah kepadaMu, jauhkan pula kami dari maksiat dan dari mnyekutukanMu. Jangan Engkau jadikan kami negeri yang kufur nikmat, sebagaimana negeri-negeri yang telah Engkau binasakan sebelum kami. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik penunjuk.

Yaa Allah, jauhkan penduduk negeri ini dari penyakit wahn, cinta dunia dan takut mati yang melemahkan kekuatan negeri ini. Cabutlah sifat pelit dan serakah dan gantilah dengan kedermawanan, baik di kala lapang maupun sempit. Jangan Engkau jadikan bangsa ini bangsa yang egois dan individualis, yang hanya memikirkan urusan negerinya sendiri. Jadikan kami agar turut peduli pula dengan negeri-negeri lain yang dilanda kemelaratan, peperangan bahkan penjajahan.

Ya Allah jadikan pemimpin-pemimpin kami pemimpin yang amanah, adil, yang mencintai dan dicintai rakyatnya. Jadikan pula menterinya, dirjen-dirjennya, gubernur, bupati, hingga ketua RT sebagai orang-orang yang shaleh dan amanah, yang tak bekerja dengan prinsip ‘asal bapak senang’ saja,. Hindarkan pemimpin kami dari korupsi, jauhkan bawahannya dari meminta pungli, dan jadikan agar rakyat jelata kami tak sudi menyuap agar urusannya dipercepat.

Jadikan hakim-hakim kami hakim yang adil, yang tak main mata dengan jaksa, pengacara dan tersangkanya, agar kami bisa menyaksikan pengadilan yang benar-benar ditegakkan atas kebenaran, bukan atas besar kecilnya uang sogokan.

Jadikan polisi-polisi kami polisi yang amanah dan transparan, yang sadar bahwa Tuhan mereka senantiasa mengawasinya, sehingga tak ada lagi istilah ‘uang keamanan’ dan ‘uang setoran’ dari pengusaha legal dan ilegal, sehingga tak perlu lagi kami lebih gemetar saat berhadapan polisi daripada berhadapan perampok.

Ya Allah jadikanlah pengusaha dan orang kaya diantara kami adalah pengusaha yang peduli, yang mau mengeluarkan zakatnya agar berkurang kesenjangan sosial diantara kami, agar timbul kasih sayang diantara yang kaya dan yang miskin. Agar tak perlu lagi kami mendengar istilah ‘yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin’.

Jadikan pemuka-pemuka agama kami orang-orang yang istiqomah dalam kebenaran, Jauhkan mereka dari pengaruh penguasa dzalim. Berikan kepada mereka keberanian dan kesabaran untuk mengatakan bahwa yang haq itu haq, dan yang bathil itu bathil. Dekatkanlah kami dengan mereka, dan tumbuhkanlah kasih sayang diantara kami.

Yaa Allah, jauhkan negeri ini dari kejahiliahan dan kedzaliman. Teguhkanlah kami di jalan kebenaran, jalan yang Engkau ridhoi. Singkirkan perasaan frustasi dan putus asa dari rahmatMu yang menjerumuskan kami pada maksiat, jauhkan pula kami dari sikap menuruti hawa nafsu. Kuatkanlah kami untuk mencegah yang dzalim dari berbuat dzalim dan yang terdzalim dari terdzalimi. Sehingga tak lagi kami sering mendengar berita kriminal dalam negeri, maupun berita-berita kedzaliman yang dibiarkan.

Yaa Rafi’, jadikan negeri kami negeri yang makmur, aman, damai dan sentosa. Negeri yang baik dan berkah. Wahai penggenggam hati setiap manusia, jadikanlah kesholihan hadir dalam setiap elemen negeri ini, Jadikan kami agar memiliki elemen bangsa yang sholih.

Presiden yang sholih, menteri, gubernur, bupati, camat, dan lurah yang sholih, DPR, DPD, BPK, MA, KPK dan lembaga-lembaga publik yang sholih. Wartawan, reporter, responden, kontributor, kru dan tim redaksi yang sholih. Eksportir, distributor, agen, pemilik mal-mal, pemilik kelontong, dan penjual asongan yang sholih. Rektor, dekan, kepala sekolah, dosen dan guru yang sholih. Tentara, polisi, banser, hansip dan satpam yang sholih. Hakim, jaksa dan pengacara yang sholih. Seniman, budayawan, dan sastrawan yang sholih, Insinyur-insinyur, ilmuwan, peneliti, mahasiswa dan murid-murid yang sholih, Sopir angkot, pilot, tukang delman, masinis dan tukang becak yang sholih, Pegawai-pegawai negeri dan karyawan swasta yang sholih. Pemimpin beserta seluruh elemen negeri, dan rakyat yang sholih.

Ya Allah, teguhkanlah hati kami, turunkanlah ketentraman di dalam hati kami, dan satukanlah barisan kami. Jangan Engkau jadikan negeri ini tercerai berai ya Allah, satukanlah kami sebagaimana Engkau menyatukan Aus dan Khazraj, sebagaimana Engkau mempersaudarakan Muhajirin dan Anshar. Sebagaimana Engkau menghadirkan kerukunan antara umat Nabimu dengan umat agama lain di Madinah.

Berikanlah kami kesabaran dan kekuatan, jauhkan kami dari keputusasaan akan rahmatMu, Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik penolong, sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung.

Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami,

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)

Ya Allah, kabulkanlah doa kami, Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar Doa.

Sebuah doa dari seorang rakyat jelata

Indonesia, 17 Agustus 2010

Natsir Alexander

Email:natsiralexander@gmail.com