HMINEWS.COM— China semakin proaktif untuk menarik mahasiswa dari berbagai negara untuk belajar di negeri tirai bambu tersebut. Baru-baru ini China mengumumkan akan memberikan beasiswa kepada mahasiswa dan dosen dari kawasan Asia Tenggara. Tidak tanggung-tanggung, kuotanya adalah 100 ribu orang.

Mendiknas, Mohammad Nuh, Senin (9/8), menyatakan kuota 100 ribu beasiswa tersebut akan diberikan ke 10 negara ASEAN, oleh karena itu Indonesia akan mendapatkan jatah 10 ribu beasiswa dalam masa sepuluh tahun.

Masih menurut Mohammad Nuh, Indonesia akan mengirimkan dosen-dosen bahasa Indonesia ke pusat-pusat atau fakultas-fakultas yang mengajarkan bahasa Indonesia seperti di Universitas Beijing dan Universitas Shanghai.

Sebenarnya program beasiswa ini merupakan salah satu hasil agenda First Cina and ASEAN Ministerial Round Table Meeting pada 2-5 Juli 2010 lalu di Cina.

Sebagai balasannya, Indonesia juga menawarkan beasiswa Darmasiswa kepada dosen-dosen bahasa Indonesia di Cina untuk mengambil S2 dan S3 di Indonesia.

Sebagai informasi, tahun ini jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di China mencapai 7.900 mahasiswa, atau meningkat 20 persen dibanding tahun lalu. Sebagian besar mahasiswa yang kuliah di Cina ingin menambah pengetahuan di bidang bisnis sekaligus meningkatkan kemampuan berbahasa Mandarin. [] jpnn/lk