Jakarata, HMINEWS.COM- Selasa 20 Juli 2010, Kejaksaan Agung akan kembali memeriksa Yusril Ihza Mahendra sebagai tersangka terkait kasus Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum).

Sempat mangkir pada pemeriksaan 15 Juli 2010, karena waktunya bertabrakan dengan sidang Uji Materi UU Kejaksaan di Mahkamah Konstitusi, Yusril kembali menunjukkan sikap kooperatifnya untuk di periksa Kejaksaan Agung.

Menurut pengacara Yusril, Maqdir Ismail mengatakan Yusril siap memenuhi panggilan penyidik kejaksaan pada hari ini (10/7/2010.)

Pemanggilan ini merupakan bentuk perhormatan Yusril terhadap institusi penegak hukum, walaupun Uusril tetap pada pendirian kalau jaksa agung, Hendarman Supanji adalah Jaksa Agung Illegal.

Terkait dengan pertanyaan perihal  substansi pemeriksaan, Yusril tetap akan diam karena itu adalah hak saya yang dijamin KUHAP, oleh karena itu pihak kejaksaan dapat menghormati hak saya, dan tidak perlu gusar dan gegabah terhadap hal tersebut.

Yusril akan menjawab pertanyaan penyidik kalau sudah ada putusan Mahkamah Konstitusi terkait dengan Legalitas Jaksa Agung, Hendarman Supanji, selama belum ada putusan tersebut Yusril akan tetap diam terhadap pertanyaan penyidik, tetapi akan bersikap kooperatif terhadap pemanggilan dirinya oleh Kejaksaan Agung. (DNI)