Makassar, HMINEWS.com – Maraknya tindakan anarkisme yang dilakukan oleh mahasiswa khususnya di daerah Makassar mengundang komentar dari mantan wakil presiden Jusuf Kalla. Dalam suatu kesempatan di Makassar, Sabtu (31/7) JK mengatakan bahwa mahasiswa masih bertindak seperti  masyarakat primitif. “Saya katakan primitif, karena mahasiswa tersebut lebih banyak menggunakan batu dan api daripada nalar masing-masing,” tuturnya.

Bahkan, sambung Kalla, banyak aksi kekerasan yang justru dilakukan oleh mahasiswa dari kampus-kampus besar seperti Universitas Hasanuddin, UNM, dan Universitas Muhammadiyah Makassar. “Sangat menyedihkan ketika melihat mahasiswa membakar kampus yang merupakan sarana pendidikan, dan lempar-lemparan batu, apalagi mahasiswa yang saling berkelahi hanya karena ingin mempertahankan eksistensi,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua HMI Cabang Makassar, Rahmayandi, mengatakan bahwa hal itu terlalu mengeneralisasi. “saya kurang sepakat dengan hal itu, karena terlalu mengeneralkan masalah yang sebenarnya” ungkapnya ketika dihubungi oleh hminews.com

Rahmayandi melanjutkan, bahwa aksi-aksi mahasiswa yang memperlihatkan hal tersebut pasti ada sebabnya. “ pertama anarkisme itu didorong oleh birokrasi kampus, selain itu, jika tidak seperti itu maka aksi yang dilakukan oleh mahasiswa tidak akan ditanggapi oleh pihak-pihak yang berwenang” tuturnya melanjutkan.

Sementara itu, JK menambahkan peran rektor sangat penting untuk bisa segera mengatasi persoalan tersebut. “Rektor harus tegas. Kalau ada mahasiswa yang bertindak anarkis, hanya ada dua pilihan, yaitu tetap kuliah dengan syarat tidak lagi melakukan aksi anarkis atau drop out (keluar),” tandas Kalla. [] Adi