HMINEWS.COM- Nama Darmin  menjadi kontroversial di kalangan publik dan parlemen Senayan karena  rekam jejaknya  saat menjabat sebagai Dirjen Pajak dan komisaris LPS terlibat kasus Century,terbukti  begitu bermasalah.

Dari segi integritas dan etika kerja, pejabat pejabat BI, termasuk Darmin Nasution selaku pjs Gubernur BI, sangat permisif, buruk  dan rentan terhadap penyalahgunaan jabatan dan ‘’criminal policy’’ seperti skandal Century, BLBI, Indover, penyuapan untuk menjadi pejabat BI Oleh sebab itu  DPR harus menolaknya agar tidak dicap busuk dan berkhianat terhadap rakyat.

”Kok bisa Darmin sebagai pejabat yang lemah,  rekam jejak yang merugikan negara, bisa dicalonkan jadi gubernur BI? Laporan pajak di APBN juga penuh manipuasi dan rekayasa angka. Maka, apakah Darmin  jadi pimpinan BI,  lembaga yang seharusnya memeilki intgeriotas dan akuntablitas tinggi ?”, tanya Lily Wahid.

Menurut Partai Golkar, Harry Azhar Azis yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR yang baru dicopot dari posisinya sebagai Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini menilai, pengajuan satu nama calon Gubernur BI oleh Presiden SBY sama saja melakukan fait accompli terhadap institusi DPR. “Karena seolah-olah kita miskin orang yang berkualitas untuk dipilih menjadi Gubernur BI.

Mengingat begitu banyaknya kasus skandal korupsi dan pajak yang melilit Darmin, Direktur Pusat Studi Islam dan Kenegaraan(PSIK) Universitas Paramadina M Subhi Ibrahim MA, Ketua Umum PB-HMI MPO M Chozin Amirullah MA, Ketua PMKRI Tri Adi Sumbogo, aktivis Prodem Bob R Randilawe, Ketua Presidium GMNI Rendra Valentino  dan pengamat ekonomi-politik Frans Aba MA mendesak dan mengingatkan DPR agar tidak memilih Darmin sebab kredibilitasnya sudah  rusak dan integritasnya amat diragukan.

Mereka sependapat bahwa jika DPR memilih Darmin, maka DPR sudah dinilai busuk dan  berkhianat terhadap amanat rakyat.

Penilaian ini serupa juga dikemukakan oleh Direktur Freedom Foundation Darmawan Sinayangsah, pengamat ekonomi-politik Nehemia Lawalata dan anggota DPR Golkar Bambang Soesatyo. [] ham