Jakarta, HMINEWS- Tersangka kasus korupsi Sisminbakum Yusril Ihza Mahendra diperlakukan tak ubahnya seperti antek PKI.

Menurut Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban mengatakan, tuduhan korupsi terhadap Yusril adalah upaya pembunuhan karakter untuk mematikan karir politik ‘Sang Natsir Muda’ ke depan.

“Kerugian Negara Rp 420 miliar adalah sebuah opini yang diciptakan untuk membunuh karakter dan menjatuhkan nama Yusril. Kalau dituduh korupsi sama halnya dengan dituduh PKI pada zaman dulu. Itu sangat menyakitkan hati,” tegas Kaban, Rabu (7/7).

Menurut mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, Sisminbakum itu dibuat pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan telah disahkan Wapres Megawati Soekarnoputri. Kaban memastikan tidak ada unsur kerugian negara dan korupsi dalam kasus tersebut.

Kaban pun meyakini Yusril tidak melakukan korupsi dari pengadaan Sisminbakum. Sebab, proyek tersebut dijalankan secara transparan dan terbuka. “Sesuatu yang sumir jangan dipaksakan, nanti malah jadi preseden buruk bagi perjalanan bangsa ini,” tukasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan mantan kuasa pemegang saham PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) Hartono Tanoesoedibjo dan mantan Menteri Kehakiman dan HAM Yusril Ihza Mahendra, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Sisminbakum. Keputusan Surat Perintah Penyidikan tersebut sudah dikeluarkan pada 24 Juni 2010. (rmns)