Jakarta, HMINEWS – Selasa (6/7/10), Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan bosan juga menangani hal-hal yang sama terkait dengan kasus pemilihan kepala daerah.

Sebelumnya, dalam suatu rapat dengar pendapat antara kementerian dalam negeri dengan komisi III DPR,  terlontar pemikiran agar sengketa pemilihan kepala daerah di kembalikan lagi ke Mahkamah Agung.

Terkait wacana tersebut, ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menyambut baik usulan Kementerian Dalam Negeri itu, dulu sengketa Pemilihan Kepala Daerah diadili Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung, tanpa ada konsultasi dengan Mahkamah Konstitusi, Undang-undangnya mengatur kalau sengketa Pemilihan Kepala Daerah wewenangnya Mahkamah Konstitusi, ujar Mahfud di Gedung Mahkamah Konstitusi Jakarta.

Menurut ketua Mahkamah Konstitusi ini, ada nilai plus-minus jika sengketa Pemilihan Kepala Daerah di kembalikan pada Pengadian Tinggi setempat, karena dekat dengan tempat kejadian perkara, tapi sangat rentan diserang secara halus maupun kasar, kalau MK kan jauh.

Selama ini, sengketa Pemiliahan Kepala Daerah yang ditangani Mahkamah Konstitusi pada umumnya hampir sama, sengketanya mulai dari DPT, Penggelembungan suara, penyalahgunaan wewenang, intinya semua sama saja, jelas Mahfud.

Bosan juga menangani hal yang sama, hampir setiap hari bersidang dengan persoalan yang sama, hari ini saja ada 4 sengketa yang harus diputus Mahkamah Konstitusi, kata Mahfud MD. (ham)