Sejumlah pihak menilai gugatan Polri atas cover Majalah Tempo edisi ‘Rekening Gendut Perwira Polisi’ merupakan bentuk arogansi Polri yang berlebihan.  Sejumlah orang pun berinisiatif mendukung Tempo salah satunya melalui situs jejaring sosial Facebook.

Pantauan HMINEWS  sampai dengan Kamis (1/7/2010), hingga pukul 10.30  WIB, akun ini beranggotakan 1815 orang.  Semua anggota akun terang-terangan menyatakan dukungannya bagi Tempo.

Berdasarkan data yang tertuang dalam Facebook, akun dukungan ini dirintis oleh Permisi Choy NumpangLewat atau Sefni Lali Muga dan Nursailan Ilan. Dalam salah satu postingnya, salah seorang anggota facebook  mengungkapkan, bahwa Saya sangat percaya kredibilitas tempo, mereka sudah sering kali mendapat rintangan seperti memuat pemberitaan yg mencengangkan bagi rakyat banyak khususnya pejabat yg disenggol….ingat last supper, konglomerat tommy, pembredelan tempo??? mereka dah biasa…ayo tempo lawan si babi berjubah polri. berikut beberapa komentar dalam Facebook Dukung Tempo Melawan Gugatan Polri

“Masih Banyak Tugas yang harus diselesaikan oleh Polisi bukan malah mengurus cover Majalah.. Gmn kabar Para Jendral Polisi yang terlibat kasus Gayus Tambunan & yang lainnya.. Mau jadi LayOut kali Polisi kita ini.. Lawan semua bentuk Arogansi Polisi!!” tulis Permisi Choy NumpangLewat “

” kayaknya nasib TEMPO sama ky SUSNO, org yg ngasih informasi eh malah dituntut, tanda tak ada lagi celah kebenaran dinegeri ini….para jendral sibuk mendandani mukanya yang merah padam (kl masih punya muka sih :D) “

” Kita harus cecar sampai kasus ini selesai, jangan mau kita dialihkan oleh isu2 yang belum tentu jelas “

” tulah rusaknya kepolisian kita,,,, udah di bantu untuk membenahi institusinya malah balesnya pake gugatan,,, emang primitif,,,”

Sementara itu, beberapa anggota lain bahkan menilai langkah Polri menggugat Tempo sebagai bentuk kepanikan.

”Diperkirakan ribuan orang  dan aktivis Facebookers akan bela Tempo menghadapi Polri yang diaggap arogan dan mau benar sendiri, ” kata  Heri Ismanto dari  PB-HMI MPO. (dni/berbagai sumber)