detiknews.com

Ratusan buruh turun kejalan memenuhi bunderan HI trus menuju istana. Gerakan satu mei turun ke jalan untuk memperingati Hari Buruh (May Day) Sabtu, 1 Mei 2010.

KASBI (kongres aliansi serikat buruh indonesi) menililai  rejim SBY –budiyono gagal mensejahtrakan rakyat, tidak memerankan fungsinya sebagai agen kesejahtraan rakyat , pemerintaham SBY telah gagal, selayaknya rezim dan sistemnya diganti untuk memberikan harapan kepada rakyat,

FOR I (front oposisi rakyat indonesia) menyuarakan, buruh harus bersatu , hancurkan  neoliberalisme, ganti rezim dan sistemnya yang menyengsarakan rakyat,  bangun pemerintahan agen kesejahtraan rakyak. FORI menilai pemerintahan telah gagal melaksanakan fungsinya sebagai agen kesejahtraan dan keadilan bagi  rakyat,, FORI mengharapkan kemenangan bagi buruh dengan meniadakan kebijakan yang merugikan kaum buru,

KP PRP (komite pusat perhimpunan rakyat pekerja) menyuarakan tuntutan kesejahtraan rakyat , KP PRP menilai pemerintah (negara) telah gagal menjalankan fungsinya  untuk mensejahtrakan rakyat, justru penyebab kesengsaraan rakyat itu kebijakan pemerintah yang pro kafitalis, lebih berbahaya lagi pemerintah telah jadi antek kafitalis sehingga pemerintah dan kapitalis mengeksploitasi buruh untuk memperkaya dirinya dengan berhasil memiskinkan buru,

Bukan hanya  organisasi buruh saja turun kejalan menyerukan tuntutan hak mereka untuk bisa sejahtra, organisasi mahasiswa pun (HMI-MPO) ditemukan bergabung memperjuangkan hak buruh, dengan tuntutan Hapuskan sistem kerja kontrak dan sistem kerja out sourching, pengusaha harus mendahulukan hak-hak pekerja, dan pemerintah harus memperhatikan kaum pekerja dan menindak pengusaha yang seenak perut memberlakukan buruh, (moh ma’arif)