Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Dr Bedjo Sujanto, MPd menegaskan,  bahwa pihaknya tidak akan menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa lama dan baru UNJ, agar mahasiswa dari kalangan masyarakat menengah ke bawah tetap mampu berkuliah di universitas di ibukota negara itu.

Rektor yang alumni HMI ini mengemukakan hal itu pada pembukaan acara Dies Natalis ke-46 UNJ, di Jakarta, Senin, yang diisi dengan atraksi kesenain betawi dan sejumlah kesenian dari daerah. Dies Natalis tersebut bertemakan “membangun keunggulan, menggapai kemandirian”.

Rektor mengatakan, alasan UNJ tidak menaikkan biaya pendidikan, karena masih bisa mencari sumber dana lain selain dari mahasiswa, seperti memberdayakan sarana dan prasarana kampus lewat menyewakan gedung untuk pesta, asrama mahasiswa dan lahan perpakiran serta kerja sama dengan pihak ketiga.

Kendati dengan anggaran yang tidak berlebih, katanya, jajaran sivitas akademika UNJ, termasuk dosen, karyawan dan mahaiswa dituntut bekerja seoptimal guna memajukan pendidikan di UNJ sesuai tema dies yakni membanguan keunggulan dan menggapai kemandirian.

Oleh karena itu, UNJ telah lama menetapkan diri sebagai kampus berwawasan kewirausahaan, sehingga para mahasiswa selama kuliah diminta tidak hanya memperdalam ilmu sesuai jurusannya, tetapi harus mengembangangkan diri menjadi calon wirausahawan dan mengisi berbagai lapangan pekerjaan.

“Saya optimis mahasiswa UNJ yang sebagian besar belajar bidang pendidikan dan keguruan, nantinya dengan pengetahuan dan pengalaman berwirausaha, akan mampu bekerja di berbagai bidang, tanpa harus menggantungkan profesi di bidang pendidikan,” katanya.

Pemilihan tema dies didasari oleh acuan programatik yang terdapat dalam Renstra UNJ 2006-2017, yang saat ini memasuki tahap ke-2 (2010-2013) yaitu tahap pemantapan dan pemandirian, setelah melewati tahap pertama yang merupakan tahap reposisi dan konsolidasi.

Kata kemandirian dimaksudakn agar UNJ memiliki kemampuan yang diandalkan sehingga tidak bergantung dan mengandalkan kepada kekuatan luar, melainkan bisa mengandalkan dari kekuatan dan kemampuan dari sumberdaya yang dimiliki.

“Kemandirian akan terwujud, jika kita punya produk unggulan yang bisa dijual dan laku di pasaran. Untuk itu, UNJ perlu membangun keunggulan terhadap sumberdaya yang dimiliki, terutama sumberdaya akademik,” kata Rektor.

Sementara itu, ketua panitia dies UNJ yang juga Dekan Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNJ Drs Komarudin,MSi mengatakan, kegiatan dies akan dilaksankan selama sebulan 17 Mei-16 Juni 2010 yang diisi kegiatan bidang seni dan budaya, ilmiah, olah raga, Family Gathering, temu alumni serta pameran dan bazar.[]Ant