Mahasiswa akan tetap  fokus penuntasan skandal bailout Century Rp6,7 triliuni pada bulan Mei ini yang dianggap sebagai bulan perlawanan.

Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) Muhammad Chozin Amirullah mengatakan aka nada gerakan mahasiswa secara serempak dari sejumlah daaerahsoal Century.
Kenapa fokus di Century? Chozin menjelaskan, Century merupakan kasus besar dan melibatkan pejabat negara dengan potensi kerugian uang negara cukup banyak.

“Kami buka lebar-lebar dan masyarakat terus diingatkan akan Century, sehinga tidak lupa ada pencurian uang rakyat Rp6,7 triliun. Sebab, banyak peristiwa yang segaja dimunculkan untuk pengalihan isu central Century ini,” tandasnya.

Aksi mahasiswa, kata Chozin, juga tetap mendukung proses politik di DPR yang masih berlanjut. “Kami juga terus dorong agar DPR menggunakan hak menyatakan pendapat,” terang dia yang mengaku kecewa dengan proses hukum Century di KPK.

Menurut dia, KPK cenderung lambat dalam mengusut skandal yang melibatkan Boediono dan Sri Mulyani ini lantaran sejumlah komisionernya sudah masuk angin. “Beberapa pimpinan KPK malah menjadi bagian dari rezim,” imbuhnya.

HMI juga mempertanyakan komitmen dari Bibit-Candra yang sempat dibela mati-matian publik termasuk mahasiswa dari kriminalisasi. “Tapi setelah bebas kok jadi melempen,” ujar Chozin.

Dia juga mencurugai adanya agenda terselubung dari Satgas Pamberantasan Mafia Hukum yang terkesan hanya pencitran dan lift service dari presiden.

“Sebelum mampu menangkap koruptor kelas kakap, belum ada bukti Satgas komitmen dalam pemberantasan korupsi,”  tandasnya yang melihat sepak terjang Satgas bentukan Presiden SBY ini menjadi bagian dari pengalihan isu Century.