Sejumlah mahasiswa melakukan unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR/DPD RI Jakarta, Selasa (1/11) siang, untuk menyatakan dukungan kepada DPR terkait usul penggunaan hak angket kasus Bank Century. Massa aksi diantaranya terdiri dari Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera), BEM SI, dan massa aliansi yang terdiri dari Republik Mahasiswa Jakarta, Gerakan Mahasiswa Pemuda Indonesia, dan HMI- MPO.

Unjuk rasa dilakukan dengan orasi dan pembentangan poster serta spanduk berisi dukungan kepada DPR untuk menggunakan hak angket. Poster atau spanduk juga bergambar dan bertuliskan nama pejabat negara yang disebut-sebut terkait dengan cairnya dana talangan (bailout) sebesar Rp6,7 triliun untuk Bank Century.

Pengamanan ketat terlihat di pintu masuk komplek parlemen dengan pemeriksaan lebih ketat oleh petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR. Karena banyaknya elemen yang melakukan aksi di depan pintu gerbang DPR dan ketatnya pengamanan, membuat massa aliansi memutuskan melakukan aksi di pintu belakang DPR. Namun ternyata di pintu belakang pengamanan tak jauh berbeda, regu-regu polisi juga disiapkan. Bahkan kepolisian menyiapkan kendaraan “water canon” di dekat pintu belakang gedung.