Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Jakarta melakukan aksi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/10). Mereka melakukan longmarch dari Mesjid Istiqlal, Jakarta ke Istana negara.

Aksi ini merupakan bentuk ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan pemerintah yang akan menaikan gaji menteri. Koordinator aksi, Firas Tu Iman, mengatakan menaikkan gaji menteri yang baru menjabat selama satu minggu merupakan tindakan yang sangat menyakiti hati masyarakat Indonesia.

Dalam aksinya, para nahasiswa juga menolak kebijakan menteri rangkap jabatan dan kebijakan Presiden SBY yang akan mengangkat wakil menteri.

Menurut Firas rangkap jabatan menunjukkan tidak adanya profesionalisme dari kalangan menteri. “Dan itu juga menunjukkan ketidakperpihakan kepada rakyat kecil'” katanya.

Para mahasiswa menganggap pengangkatan wakil menteri hanya merupakan agenda SBY untuk melakukan politik balas budi. (Muhammad AS)