Puluhan aktivis dari berbagai elemen mahasiswa Islam dari sejumlah kampus di Jakarta, kemarin melakukan aksi simpatik, menyeru kepada semua elemen masyarakat untuk menghormati datangnya bulan suci Ramadhan di bundaran Hotel Indonesia, Sabtu (22/08). Mahasiswa juga mengajak masyarakat agar memerangi segala bentuk kemaksiatan.

Aksi simpatik sambut Ramadhan itu, melibatkan Forum Silahturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM) UMJ, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UIN Jakarta,dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Menurut Subhan Djamal, Koordinator lapangan aksi, bulan Ramadhan adalah bulan perubahan sehingga harus disambut dengan penuh suka cita dan bebas dari kemaksiatan, sehingga spirit perubahan dari Ramadhan itu bisa ditunjukan dalam semangat kebersamaan, semangat kolektif dan keumatan.

“Karena itu kami menyerukan agar semua umat untuk menolak segala bentuk kemaksiatan. Seluruh elemen masyarakat juga harus berpartisipasi dalam gerakan stop maksiat sekarang juga,” katanya dalam orasi.

Para aktivis mahasiswa ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut bulan suci ini dengan perasaan suka cita dan mengisinya untuk memperbanyak amal ibadah dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Menurut mereka, itu semua dapat terwujud dengan meningkatkan keimanan dan mencegah segala bentuk kemaksiatan yang dapat merusak ibadah kita.

Mereka juga mendesak kepada pemerintah untuk menutup tempat-tempat yang dipakai untuk ajang kemaksiatan seperti lokalisasi dan tempat-tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan. (Rita Z)