Ledakan bom JW Marriott dan Rizt Carlton yang telah menewaskan 9 jiwa mendapat perhatian khusus dari kalangang aktivis mahasiswa, mereka mengutuk keras peristiwa itu dan berharap pemerintah segera menangkap pelaku peledakan tersebut.

Anwar Hakim, aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadyah Universitas Muhammadiyah Jakarta saat dihubungi HMINEWS, Rabu (22/07) menyatakan pihaknya mengecam sekeras-kerasnya pembantaian  peledakan bom  yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab “Perbuatan tersebut merupakan terorisme yang nyata sehingga harus diusut tuntas dan kemudian diberi hukuman yang seberat-beratnya,” tegas Hakim.

Hakim menyatakan keprihatinannya dan mengharapkan peristiwa ini segera diselesaikan pemerintah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Muhammad Raja Al-Faruq aktivis Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk tetap menjaga keutuhan negara Indonesia dengan berpikir jernih dan tidak terpancing dengan isu-isu yang dapat menghancurkan persatuan bangsa ini.

“Jangan pernah terpancing untuk berkonflik dan memperkeruh suasana. Kita harus tetap jernih dalam menghadapi kasus ini,” ujar Raja.

Raja mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama berkomitmen menjaga perdamaian Indonesia. Mengecam aksi pengeboman dan segala bentuk tindakan terorisme lainnya. Dan mengimbau pemerintah dan polisi segera menuntaskan kasus pengeboman tersebut tanpa mendiskreditkan agama tertentu

Raja juga sangat menyayangkan anggapan dari sebagian pihak yang mengkambing hitamkan Islam sebagai dalang dari peledakan bom tersebut. Menurutnya Islam adalah agama yang damai dan tidak pernah diajarkan pada kekerasan. Dia mengajak semua pihak untuk menghentikan konflik yang teradi dengan tidak mencampur adukkan persoalan politik dengan agama.

‘Jangan mengaitkan ledakan bomdengan Islam,  kekerasan adalah musuh kita bersama, hentikan politisasi konflik,Islam adalah agama damai dan usut dan siaga segala kemungkinan yang ada,kata Raja. (Rita Z)