Purwokerto, Skuad HMI Indonesia Bagian Tengah kini telah memiliki kapten baru yakni Ahmad Khoirul Umam atau yang akrab disapa Umam. Umam yang tidak lain adalah mantan ketua cabang Wonosobo tersebut berhasil terpilih sebagai ketua Badko Inbagteng periode 2009-2011 M mengalahkan 2 calon lain yakni Arfianto Purbolaksono (Purwokerto) dan Muamar (Semarang) di hari kedua acara Musdabadko XXII HMI Indonesia Bagian Tengah 26 Juli 2009 di Purwokerto. Umam mengumpulkan 8 suara sedangkan Anto dan Amar masing-masing memperoleh 6 suara dan 5 suara. Pemilihan ketua badko dimulai selepas dhuzur dan langsung dilanjutkan dengan acara penutupan Musdabadko dan baru berakhir sekitar pukul 13.30 WIB.

Ketika diwawancara, Umam mengatakan bahwa saat ini yang dibutuhkan oleh HMI khususnya di wilayah Inbagteng adalah pembenahan pola komunikasi antar cabang, maupun antara cabang dengan Badko. “Permasalahan utama bukanlah geografis, tapi pola komunikasi yang buruk, itulah kemudian yang harus dibenahi. Ikatan secara emosional perlu dibangun dan diperkuat sehingga gerak HMI khususnya di wilayah Indonesia bagian tengah bisa seirama dan saling memperkuat” tutur Umam. Sedangkan untuk masalah banyaknya cabang yang kolaps Umam berpendapat bahwa itu bisa ditangani dengan memaksimalkan pola-pola perkaderan di HMI, dengan diiringi inovasi yang tentunya dapat membuat HMI semakin baik disamping tetap menyemangati cabang-cabang tersebut.

Dadang Hidayat utusan Cabang Surabaya berharap bahwa konsep pembinaan terhadap cabang perlu dijelaskan sampai tingkatan taktis dan strategis, karena jangan sampai cabang-cabang kebingungan dengan posisi, dan fungsi Badko. “Badko sesuai amanat Kongres HMI Ke XXVII di Jogjakarta harus mampu bekerja bukan hanya pada tingkatan internal tapi juga kerja-kerja eksternal” tandas Dadang. Senada dengan Dadang, Puji Hartoyo Ketua Umum Cabang Jogjakarta mengatakan bahwa Badko juga harus bekerja di wilayah eksternal dengan mampu memfasilitasi cabang-cabang sehingga mampu berkembang. “Tugas pertama Badko sekarang adalah dengan merapikan kondisi internal, struktur Badko haruslah mampu merepresentasikan seluruh cabang HMI di wilayah Indonesia Bagian Tengah” terang Puji beberapa saat sebelum dirinya meninggalkan Purwokerto bersama kontingen Jogjakarta lainnya. Bahagia HMI….
(Citra B Saldy)