Kongres HMI ke XXVII di Jogjakarta rencananya akan mengundang calon-calon presiden yang akan bertarung dalam pemilihan presiden 2009. Panitia kongres akan mengundang wakil presiden Jusuf Kalla untuk membuka hajatan terbesar di HMI ini. Selain itu, panitia juga mengundang Sri Sultan Hamungkubuwono X dan Prabowo Subianto untuk menjadi pembicara dalam seminar pembukaan kongres.

Ketua SC kongres HMI ke XXVII, Azwar M Syafe’i menyatakan, pihaknya sekarang sedang berusaha menguhubungi wakil presiden Jusuf Kalla untuk bisa membuka kongres. Diharapkan wakil presiden Jusuf Kalla bisa menghadiri kongres HMI ini sebagai wakil dari pemerintah. “Kita lagi terus mencoba mengontak wakil presiden Jusuf Kalla agar bisa datang di kongres,” ujarnya, Sabtu (4/4). Saat ini,  panitia sedang meminta untuk melakukan audiensi dengan Wapres guna menjelaskan pelaksanaan kongres HMI ke XXVII sekaligus meminta kesediannya untuk membuka jalannya kongres.

Selain Jusuf Kalla, panitia juga mengundang dua calon presiden yakni  Sri Sultan Hamungkubuwono X dan Prabowo Subianto untuk menjadi pembicara dalam seminar pembukaan kongres bersama wakil ketua DPR RI Muhaimin Iskandar serta Rektor Paramadina Anies Baswedan.  “Senin (6/4) kita audiensi dengan Sri Sultan untuk meminta kehadirannya Sultan,” kata Azwar. Sementara untuk narasumber lainnya sedang diusahakan juga agar bisa hadir di seminar pembukaan yang mengusung tema “Gerakan Kemandirian Bangsa Menuju Masyarakat Berkeadilan”.

Dian Sastro Juga Diundang

Azwar menjelaskan, pembukaan akan digelar di Gedung Wanitatama Balai Shinta. Sementara untuk pelaksanaan kongres akan diadakan di Pondok Pesantren Darul Hikmah. “Untuk pembukaan dan pelaksanaan, rencananya kita akan gelar di dua tempat tersebut,” katanya. Menuju ke kongres, panitia juga mengadakan berbagai acara guna memeriahkan kongres agar semarak dan sekaligus juga bisa memberi kotnribusi ke masyarakat. “Kita sudah gelar kegiatan donor darah. Ada juga baksos untuk melakukan pembagian sembako dan pakaian murah di dusun Cangkringan,” tuturnya.

Tidak hanya itu,  panitia juga rencananya mengundang artis Dian Sastro Wardoyo dan sutradara Hanung Bramantyo dalam bedah novel ‘Perempuan Berkalung Sorban’, 25 April mendatang. Acara ini diadakan untuk menyambut peringatan Hari Kartini sekaligus guna mengapresiasi novel dan film yang sempat membuat kontrioversi di masyarakat ini. “Kita sedang usahakan juga agar Dian Sastro Wardoyo dan Hanung Bramantyo bisa hadir. Diharapkan mereka bisa datang. Selain efek publikasi, juga untuk mendiskusikan film tersebut,” ujar Azwar.

Sejauh ini, panitia juga sudah mengirim term of reference (TOR) kongres ke cabang-cabang. Untuk cabang-cabang yang belum menerima TOR, diminta menghubungi Sekjend PB HMI sebagai penanggung jawab.  Mendekati kongres, kata Azwar, seluruh Badan Koordinasi (Badko) juga diharapkan membuat kegiatan untuk melakukan sosialisasi sekaligus membedah tema kongres. “Bedah tema kongres penting karena tema ini sangat menentukan wajah dan gerak HMI ke depan,” tandasnya.

Trisno Suhito