PB HMI akan mendatangkan Menteri Pemuda dan Olah Raga Adiaksa Daut pada pembukaan mukhtamar Pemikiran dan Kepemimpinan Muda Indonesia “Menyongsong Indonesia Muda dan Progressif”.

Acara yang akan dilaksanakan di Gedung Jakarta Media Center (JMC) Jl. Kebon Sirih No.32-34 Jakarta Pusat pada tanggal 26 Desember ini rencananya juga akan menghadirkan beberapa tokoh nasional yang ahli dalam membahas wacana kepemimpinan kaum muda, seperti Akbar Tanjung, Rizal Ramli, Yuzril Ihza Mahendra, dan Samsul Hadi.

Hafidz Asyifa ketua panitia pelaksana mengatakan, tujuan diselenggarakan acara ini adalah untuk mengumpulkan gagasan cemerlang dari kaum muda dalam rangka memberikan sumbangan pemikiran dan kepemimpinan Indonesia di masa mendatang. Target dari acara ini adalah resolusi yang kemudian dapat disebarkan ke berbagai pihak, terutama pihak-pihak pengambil keputusan.

Menurut Hafidz, saat ini isu yang berkembang dimasyarakat tentang kepemimpinan kaum muda masih sebatas wacana politik tanpa ada realisasi nyata. Untuk itu, panitia mencoba membahas permasalah tersebut secara mendalam dalam mukhtamar ini .

“Dalam acara ini kami mencoba untuk mengupas kembali konsep kepemimpinan kaum muda secara menyeluruh”, kata Hafidz.

” Kita tidak bisa pungkiri isu yang beredar dimasyarakat tentang kepemimpinan kaum muda kian berkembang, tapi sampai saat ini semua itu menjadi wacana yang sudah hampir basi, karena belum ada konsep yang jelas untuk mewujudkannya”, tambah Hafidz.

Hafidz juga mengatakan acara tersebut rencanannya turut dihadiri oleh beberapa OKP yang tersebar diseluruh Indonesia, khususnya disekitar wilayah Jabodetabek. Selain itu, acara ini akan diformat secara eksklusif dalam bentuk diskusi proyeksi peta yang akan membahas tantangan dan positioning politik Indonesia , ekonomi Indonesia, tata negara Indonesia, serta tantangan global Indonesia dimasa yang akan datang.

Hafidz sangat berharap acara ini dapat melahirkan harapan dan semangat baru kepada para generasi muda untuk membangun Indonesia di masa yang akan datang. “Saya berharap semoga acara ini dapat bermamfaat bagi kita, khususnya para pemuda yang ingin berjuang untuk mengelurkan Indonesia dari keterpurukan”, kata Hafidz dengan penuh semangat .

Mukhtamar ini merupakan bagian dari rangkain acara Paket Akhir Semester PB HMI yang akan dilaksanakan pada tanggal 26-28 Desember 2008 di Jakarta.

Setelah melaksanakan mukhtamar besar ini, PB HMI juga akan melaksanakan dua agenda besar lainnya, yaitu Pleno III PB HMI yang dirangkai dengan Rapat Pimpinan Cabang yang akan menghadirkan utusan dari seluruh cabang se-Indonesia dengan mengangkat tema “Menyongsong Tamaddun Indonesia Baru dan Maju”.

Rapat pleno III PB HMI ini bertujuan mengevaluasi kinerja PB HMI satu semester sebelumnya, merumuskan program lanjutan, dan menyegarkan kembali susunan kepengurusan . Acara ini terdiri dari sesi laporan dan evaluasi perkembangan komisi-komisi dan kesekretariatan, penyusunan program kerja, reshuffle pengurus PB, dan penetapan temapat dan waktu Kongres ke XXVII mendatang.

Sedangkan Rapat pimpinan cabang bertujuan mengumpulkan dan mendengar aspirasi dan masukan dari pimpinan-pimpinan cabang HMI dari seluruh Indonesia dalam rangka membenahi dan memajukan peranan HMI di dalam mewujudkan tamaddun Indonesia baru dan maju.

Untuk kedua acara tersebut rencananya akan dilaksanakan di Villa milik Egi Sudjana yang terletak di kawasan Bogor-Jawa Barat.

Semula HMI Cabang Jakarta selaku panitia pelaksana telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencari tempat yang strategis di kawasan Jakarta. Akan tetapi, karena keterbatasan waktu yang diberikan oleh pihak PB menyebabkan panitia terpaksa mencari tempat diluar kota Jakarta.

” Sebagai tuan rumah kami telah berusaha untuk mencari tempat disekitar Jakarta, tapi karena mepetnya waktu yang diberikan membuat kami kesulitan untuk mencari tempat yang layak dipakai pleno’, ujar Hafidz.

“waktu pleno ini juga bertepatan dengan akhir tahun, mau tidak mau kita harus terima kebanyakan tempat sudah dibooking orang duluan”, jelasnya lagi dengan nada kecewa.

Ketika disinggung tentang kesiapan panitia, Hafidz mengatakan saat ini panitia sudah siap seratus persen untuk menjalankan semua amanah ini.

“Saya berharap panitia diberikan kemudahan dalam menjalankan tugas ini, karena ini merupakan tugas yang sangat berat bagi kami, amanah yang diberikan bukan sekedar panitia Pleno saja, tetapi keseluruhan dari paket akhir semester PB HMI”, katanya. Dia sangat berharap do’a dan dukungan semua pihak dalam mensuksekan acara ini. Dia juga berharap partisipasi seluruh untusan cabang-cabang HMI se-Indonesia untuk menghadiri acara ini. (Rita Zahara)