Isu pembubaran KPK sempat dipertanyakan. “Ada apa dengan KPK ?” Pernyataan usulan tersebut disampaikan oleh Ahmad Fauzi, politisi dari fraksi Demokrat seusai shalat jum’at DPR akhir April lalu. Salah satu alasannya lembaga itu dinilai terlalu kuat (‘superbody’) karena berhak memeriksa semua pihak termasuk anggota DPR. Bahkan Ahmad Fauzi juga mengusulkan untuk merevisi UU No.30 tahun 2002 tentang KPK.. Sekalipun dia kemudian meralat bahwa “hanya merupakan contoh”.

Alasan lain mengatakan bahwa kurangnya koordinasi antara KPK dan DPR yang berkaitan dengan rencana penggeledahan oleh KPK terhadap Al Amin yang diduga menerima suap pengambil alihan fungsi lahan di Bintan. Namun, rencana pada selasa lalu itu batal karena pimpinan DPR tak memberi ijin.

“Apa kesalahan KPK?” tanya Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto ketika ditanya mengenai ucapan Ahmad Fauzi.

Ahmad Fauzi memang tidak mewakili Fraksi Demokrat di DPR, bahkan Ketua Fraksinya, Syarif Hasan menyatakan tidak setuju dengan “wacana” anggota sefraksinya itu. “KPK harus tetap eksis,” kata Syarif Hasan. (Yantie)