Selamat Jalan Gus…

antarajatim.com

Kita kembali kehilangan seorang negarawan besar yang telah mengabdikan seluruh hidupnya untuk bangsa, dan berjuang untuk keadilan.

Mantan Presiden keempat itu, Abdurrahman Wahid meninggal Rabu (30/12) kemarin di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta setelah berjuang dengan penyakit selama bertahun-tahun.  Dia yang sering kita panggil Gusdur  selama bertahun-tahun menjalani hidupnya diatas kursi roda, kehilangan sebagian dari pandangannya, dan menderita masalah ginjal serius.

Abdurrahman Wahid, menjadi presiden antara 1999 dan 2001 saat  Indonesia mengalami tahun-tahun pertama dalam berdemokrasi  setelah kejatuhan Suharto pada tahun 1998.   Gusdur membantu  Indonesia melalui masa transisi dari pemerintahan otoriter ke pemerintahan yang demokratis.

Abdurrahman Wahid pernah memimpin Nahdlatul Ulama, kelompok Islam terbesar di Indonesia yang memiliki jamaah sekitar 40 juta orang.  Dia adalah seorang pembela gigih Islam moderat  yang terus mendorong dialog antaragama.

”Dia adalah orang yang sangat terbuka … Semua minoritas, underdog atau mereka yang menderita selalu merasa aman dengannya. Yang sangat luar biasa,”kata Franz Magnis-Suseno, seorang imam Katolik seperti dikutip Associated Press. ”Dia adalah seorang humanis … Bagi orang-orang seperti saya, dia menjadikan islam menjadi lebih ramah, membuat kami merasa aman.”

Gusdur adalah lawan Suharto di tahun-tahun terakhir diktator itu berkuasa. Gusdur  pernah membentuk komisi kebenaran dan rekonsiliasi politik untuk menyelidiki pembunuhan, penghilangan dan pembantaian yang pernah dilakukan pemerintahan Suharto selama 32-tahun.

Dia juga sering berbicara untuk hak-hak minoritas di dunia yang paling padat penduduknya yang sebagaian besar adalah Muslim.

Gusdur adalah pejuang  perdamaian, toleransi, pluralisme, demokrasi, dan tema-tema besar kemanusiaan lainnya.

Saat jasad mantan presiden itu dibawa melalui kerumunan orang di lobi rumah sakit RSCM, di dalam peti mati yang terbungkus hijau, rabu sore kemarin, kita sadar kita telah kehilangan orang besar.

Selamat jalan Gus…

Related Posts

  1. Imam Khomeini: Rakyat Bakal Jebloskan Mubarak ke Jahanam!
  2. Mourinho Seperti SBY
  3. Gus Dur yang Kontroversial
  4. Misi Mulia Pendaki Gunung Muda Mesir
  5. Bang Abeng : Alumni HMI Jualan Nasi Uduk

2 Responses for “Selamat Jalan Gus…”

  1. Amas Mahmud says:

    Semoga almarhum GUS DUR terima di sisi Allah Swt, karena kerja serta kontribusinya untuk ummat. Seperi yang kita ketahui juga GUS DUR adalah sebagai ulama dan kiyai yang begitu inklusive serta transparan gaya komunikasinya, terbukti beliau mampu mambangun komunikasi antar lintas Agama yang ada di Negeri ini. Kita berharap semoga saja terlahir GUS DUS baru yang memiliki spirit perjuangan lebih kuat lagi.

  2. Muba says:

    Selamat jalan Gus dur semoga Amal perbuatanmu di terima oleh Allah swt. Dan semoga di INdonesia ini tidak ada kyai yang seperjuangan dengan pemikiranmu. Pluraslisme yang kau kobarkan membuat pengertian bahwa semua agama adalah benar padahal islam lah yang benar . Pemikiranmu yang lain begitu banyak membuat kontroversi dan bertentangan dengan islam. Engkau mendukung agar ahmadiyah tidak dibubarkan bahkan sampai mati kau akan membelanya padahal ahmadiyah mengaku beragama islam padahal ajarannya bertentangan dengan islam. Disamping itu kau pernah juga menjaln hubungan dengan negara zionis israel laknatullah yang ditangannya telah begitu banyak darah saudar kita yang ditumpahkan.

    Selamat Jalan GUS DUR sbg sesama muslim ku doakan semoga semua dosa yg pernah engkau lakukan di ampuni oleh Allah swt. dan semoga dinegiri ini tidak lagi lahir GUS DUR yang memiliki pemikiran yang bertentangan dengan islam lagi……..

Leave a Reply

Weboy
Tentang Kami - Login Redaksi - Webmail Redaksi