SBY Pergi, Gunung Sinabung Meletus Kembali

Gunung Sinabung Kembali Meletus (Foto: time.com)

HMINEWS.COM- Setelah Presiden SBY datang ke Sinabung, untuk keempat kalinya, Gunung Sinabung di Kabanjahe Karo, Sumatera Utara, meletus lagi lebih kuat  pada Selasa (7/9/)  sekitar pukul 00.40 WIB. Letusan kali ini lebih kuat dari letusan-letusan sebelumnya. Sebab, selain mengeluarkan debu vulkanik, letusan itu juga disusul dengan gempa dan suara gemuruh yang keras.

Getarannya terasa hingga Kabanjahe dan kawasan Berastagi yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Gunung Sinabung. Letusan juga memunculkan batu api dari kawah gunung berketinggian 2.460 meter di atas permukaan laut itu.

Letusan debu vulkanik mengarah ke arah depan gunung, tepatnya ke Desa Beras Tepu. Debu yang keluar kali ini lebih tebal dari letusan sebelumnya. Suasana di sekitar Gunung Sinabung saat ini sangat mencekam karena disertai hujan deras.

Sambungan internet sementara masih putus. Hingga kini belum ada petugas yang meninjau langsung ke lokasi gempa

Dinkes Sumut mencatat, 16.810 pengungsi korban letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo menderita berbagai penyakit termasuk gangguan kejiwaan.

“Masalah kejiawaan itu bukan berarti gila, tetapi semacam kecemasan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut Chandra Syafei di Medan, Senin (6/9/). Para pengungsi tersebut dirawat di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik di lokasi pengungsian, di puskesmas maupun di RSUD.

Jumlah pengungsi yang dirawat di lokasi pengungsian sebanyak 16.647 orang dengan jenis penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) sebanyak 7.669 orang. Kemudian, mencret (1.283 orang), gastritis atau infeksi lambung (2.480 orang), anxietas atau mengalami perasaan cemas (2.600 orang), conjungtivitis atau iritasi mata (1.476 orang), hipertensi (731 orang) dan dermatitis atau alergi kulit (408 orang).

Untuk mengatasi hal itu, Dinas Kesehatan Sumut telah mengirimkan sejumlah obat-obatan yang dibutuhkan. Selain itu, Dinas Kesehatan Sumut juga telah mengirim dokter sebanyak 80 orang dan perawat sebanyak 200 orang.

Sedangkan jumlah pengungsi yang dirawat di RSUD Kabanjahe tercatat sebanyak 163 orang, yang 103 di antaranya harus menjalani rawat inap karena penyakitnya dianggap serius. Salah seorang pasien yang mengalami penyakit cukup serius bahkan telah dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan.

Gunung Sinabung meletus pertama kali pada Minggu (29/8) dinihari pukul 00.08 WIB serta mengeluarkan asap dan abu hitam yang diserta lontaran lava pijar. Akibat meletusnya Gunung Sinabung itu, ribuan masyarakat dievakuasi dan diungsikan ke sejumlah lokasi yang dianggap aman dalam radius minimal enam Km dari kaki gunung tersebut. [] Rima/dni

Related Posts

  1. ODC Unsyiah Adakan Sertifikasi Selam Bersama
  2. Jutaan Demonstran Berkumpul di Kairo
  3. Waw! Bupati Goyang, Pengungsi Senang
  4. Cerita Warga dan Relawan di Mentawai, Siapa Peduli Nasib Mereka?
  5. Jelang Sahur, Warga Sukabumi Dikejutkan Gempa 5,8 SR

Leave a Reply

Weboy
Tentang Kami - Login Redaksi - Webmail Redaksi