SBY Didesak Batalkan Pencalonan Agus Martowardoyo

HMINEWS.Com Р Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu menolak pencalonan Agus Martowardoyo sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Agus Martowardoyo dinyatakan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI terlibat proyek Hambalang, sehingga jika tetap dipilih maka dikhawatirkan akan mengganggu kinerja BI dan kepercayaan publik terhaap BI.

“Dari hasil telaah terhadap hasil audit investigatif Hambalang tahap pertama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilakukan BAKN, ditemukan bahwa Manteri Agus telah melakukan pelanggaran dalam menetapkan persetujuan kontrak tahun jamak proyek Hambalang,” tulis Sekjen FSP BUMN, Ainur Rofiq,¬†dalam rilisnya, Kamis (28/2/2013).

Agus sangat dimungkinkan ditetapkan sebagai tersangka sebab terdapat peran mantan Gubernur BI tersebut dalam proyek. Di antaranya, Agus menyetujui kontrak tahun jamak meski permohonan ditandatangani WM selaku Ses Kemenpora.

Agus Martowardoyo menyetujui kontrak tahun jamak yang diajukan Kemenpora meskipun: (i) tidak memenuhi persyaratan yang diatur dalam Pasal 5 (2) PMK 56/2010 yaitu adanya rekomendasi dari instansi teknis fungsional yang menyatakan kelayakan atas kontrak tahun jamak yang akan dilakukan; (ii) tidak memenuhi Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No 45 tahun 2007 pada BAB III.A.1.f,” lanjutnya.

Pencalonan Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai Gubernur Bank Indonesia menggantikan Darmin Nasution yang habis masa jabatannya 23 Mei 2013, dinilai sarat kepentingan, terutama untuk kepentingan politik penguasa ketimbang memberikan manfaat secara ekonomi.

Share :

Leave a comment

Your email address will not be published.

*