Mendesak Reformasi Polri

Jakarta, HMINEWS- Merebaknya kasus “Rekening Ndut Polri” yang di duga melibatkan Petinggi Polisi, merupakan pukulan telak bagi institusi Kepolisian,  Citra Kepolisian saat ini menjadi sorotan publik, Reformasi Polri yang selama ini didenggungkan seolah tidak membuahkan hasil apapun, DPR sebagai mitra kerja Kepolisian, dalam waktu dekat ini  akan segera  meminta keterangan Kapolri terkait perkembangan Reformasi di tubuh polri.

Menurut Komisi III, Ahmad Yani Reformasi Polri hanya mungkin eksis jika ada dukungan Anggaran yang cukup dari Pemerintah, dimana Anggaran tersebut digunakan untuk membenahi sistem pendidikan, rekruitmen serta pemberian renumerasi bagi setiap anggota Polri.

Tidak berjalannya Reformasi  Polri lebih disebabkan pada minimnya anggaran yang dimilki Polri. sementara anggaran polri tidak cukup untuk melakukan reformasi, banyak hal yang perlu dibenahi polri, ujar Bang Yani.

Di tingkat legislatif, Komisi III akan memperjuangkan kenaikan Anggaran Polri,  sistem Renumerasi sudah saatnya untuk diterapkan juga di Kepolisian, Jika kesejahteraannya sudah ditingkatkan tapi kinerjanya tidak membaik, harus dipertanyakan dan ditindak lebih tegas,” kata Bang Yani.

Saat ini,  anggaran Polri tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar 9,8 persen dari tahun anggaran 2009.  Anggaran itu meningkat dari Rp 24,8 triliun menjadi Rp 27 triliun.

Alokasi anggaran Polri tahun 2010 itu terdiri dari tiga jenis belanja. Yaitu belanja pegawai sebesar Rp 17.690.961.564.000, belanja barang sebesar Rp 5.817.047.933.000. “Dan belanja modal sebesar Rp 3.686.943.614.000,

Belanja barang operasional polri di masing-masing polres di seluruh Indonesia rata-rata sebesar Rp 3,4 miliar. (dni)

Share :

1 Comment on Mendesak Reformasi Polri

  1. The Best Super Hero Halloween Costume For Your Child

Leave a comment

Your email address will not be published.

*