Mantan Wakasekjen PB HMI MPO: SBY Jangan Sok Gak Tahu Dech

Bamsoet : SBY Jangan Sok Gak Tahu Dech!

HMINEWS.COM- Skenario penjualan saham PT. Krakatau Steel terus menuai badai kontroversi. Bau sangit manipulasi dan persekongkolan dengan dalih privatisasi ini terus mencuat, sejumlah kalangan menduga ada konspirasi tingkat tinggi dibalik penjualan saham ini.

Anggota Komisi III DPR-RI, dari fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo menilai SBY lamban mengambil sikap atas kisruh IPO-KS yang terus menggelinding liar ke permukaan.

“Selaku Presiden, SBY tak boleh berdiam diri ditengah kecaman dan penolakan publik atas skenario IPO saham PT. Krakatau Steel saat ini. Seperti apapaun sikap dan posisi yang diambil, sikap presiden amat diperlukan untuk memperjelas pendirian pemerintahannya,” tegas Bambang dalam rilisnya ke Rimanews.com (8/11).

Bambang berharap, sebelum telanjur menjadi skandal seperti halnya kasus Century, presiden seharusnya mampu menggunakan wewenangnya untuk membatalkan atau menunda IPO KS saat ini.Presiden juga perlu meminta penjelasan dari menteri BUMN, Mustafa Abubakar terkait IPO KS. Karena skenario IPO-KS saat ini dinilai sejumlah kalangan hanya merugikan pemerintah.

Selain itu KS juga telah melahirkan tuduhan atau dugaan kalau pemerintahan SBY menjual murah KS, padahal KS tercatat sebagai industri yang strategis.

Bahkan Masyarakat dan kalangan DPR-RI menurut Bambang telah mencium modus penipuan dan akal-akalan dibalik penjualan saham KS yang hanya dihargai 850 perlembar. “Diduga ada konspirasi kekuatan besar, yang memanfaatkan privatisasi KS sebagai modus merampok kekayaan negara,” imbuhnya.

Di permukaan, lanjut Bambang, penipuan itu memang tidak terlihat, karena rangkaian proses dan tahapan-tahapannya legal. Misalnya, bahwa privatisasi itu sudah diagendakan pemerintah sejak jauh hari, dan disetujui DPR. Semua prosesnya pun  mengikuti aturan main yang berlaku, termasuk pentahapan data-data, mekanisme perhitungan, serta formulasi penetapan harga saham IPO.

“Data tentang kinerja perusahaan disebut legal, pasalnya diambil dari data internal perusahaan. Namun terendus ada data yang disamarkan atau disembunyikan dalam perhitungan harga saham. Maka, wajar jika sejumlah kalangan menganggap harga 850 itu tak wajar dan alias terlalu murah,” kata Mantan Wakasekjen PB HMI MPO ini. []MM/dni

Share :

1 Comment on Mantan Wakasekjen PB HMI MPO: SBY Jangan Sok Gak Tahu Dech

  1. Amas Mahmud // 10/11/2010 at 20:27 // Reply

    Benar itu Bang, SBY sering melakukan tindakan pura-pura lupa, kalau tidak SBY sangat suka menangis di depan publik sebagai bentuk pencitraan dirinya. Hahahahaha…… Bahaya ini SBY.

Leave a comment

Your email address will not be published.

*