Herdi Sahrasad: Sekarang Parpol Tak Punya Program

HMINEWS.Com – Beda partai politik dahulu dengan sekarang. Partai-partai politik seperti PNI, Masyumi, NU, PSI bahkan PKI mempunyai program yang jelas yang ditawarkan kepada rakyat. Karena itulah tak heran pada pemilu 1955, rakyat begitu antusias meski tanpa iming-iming uang atau materi.

Program partai itulah yang menjadi harapan besar rakyat. Bedanya dengan sekarang, partai-partai politik selalu mengiming-imingi rakyat dengan uang menjelang pencoblosan, tapi nyaris tanpa program solutif yang ditawarkan.

Demikian kata pengamat ekopol Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad dalam seminar dan peluncuran situs beritaHR.com di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit Pasar Minggu Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2012) malam.

Menurut mantan aktivis HMI tersebut, kondisi rakyat kecil kini masih sangat memprihatinkan. Di pedesaan petani-petani hanya mempunyai lahan sempit yang tidak mencukupi, sehingga mendorong mereka bermigrasi ke kota, menyebabkan permasalah menumpuk di perkotaan.

Selain itu, nelayan Indonesia di pesisir Jawa dari Cirebon sampai Banyuwangi mayoritas nelayan miskin. Di Sulawesi dan daerah-derah lain sama.

“Daerah pantai sudah dikapling-kapling konglomerat kaya dan nelayan tersisih. Kalaupun orang-orang berdasi itu turun kampung, mereka mempekerjaan rakyat dengan upah murah. Itu tidak menolong dan sangat tidak nasionalis,” lanjut Herdi.

Meski demikian, lanjutnya, partai-partai politik yang mengaku membela rakyat termasuk partai ‘Islam’ tidak memperhatikan mereka, padahal rakyat kecil termarjinalkan tersebut merupakan basis umat. (Fathur)

Share :

Leave a comment

Your email address will not be published.

*