Anak Muda Cerdas Tak Minat, Yang Masuk Parpol Tinggal Ampas

HMINEWS.Com – Dalam sebuah survey terhadap anak-anak muda cerdas dan berprestasi, ditemukan fakta bahwa amat sedikit yang berminat masuk partai politik. Hal itu berarti yang akan mengisi partai nanti tinggal ampasnya saja.

Demikian disampaikan Direktur Lembaga Survey Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi dalam seminar kebangsaan ‘Memenangkan Masa Depan Indonesia” yang diadakan Korps Alumni HMI (KAHMI) dalam rangka pelantikan Majelis Nasional KAHMI di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan-Jakarta, Selasa (5/2/2013).

Kenyataan demikian, lanjut Burhanuddin, adalah sangat memprihatinkan. Sebab hanya mereka yang berjuang melalui saluran partai politiklah yang dalam sistem perpolitikan Indonesia dimungkinkan untuk menduduki berbagai jabatan puncak, seperti presiden dan wakil presiden serta anggota DPR/MPR yang akan menjadi penentu kebijakan.

“Bisa dibayangkan mau jadi seperti apa jika orang-orang cerdas, orang-orang baik tidak mau ikut ambil bagian,” kata Burhanuddin.

Untuk memperbaiki kondisi Indonesia, kata dia, ada sejumlah tawaran yaitu melalui sistem maupun melalui manusianya. Perbaikan melalui manusianya adalah dengan disiapkannya kader-kader bangsa berintegritas yang akan mengisi berbagai ‘pos’ penting tersebut. Ia setuju dan mendukung jika orang-orang baik dan cerdas ambil bagian secara langsung untuk membereskan masalah-masalah bangsa dengan mencalonkan diri.

Dalam konteks memenangkan Indonesia masa depan dan konteks politik yang terjadi dalam waktu dekat yaitu pemilu 2014, maka anggota KAHMI yang berkompeten perlu didorong.

Burhan mengutip perkataan Khalifah Ali bin Abi Thalib, “Kebenaran yang tidak terorganisir akan dapat dikalahkan kejahatan yang terorganisir.”

Share :

Leave a comment

Your email address will not be published.

*