8 Anggota Mapala UNAND Terseret Banjir, 6 Meninggal

Artica, salah satu anggota Mapala Unand yang meninggal (foto: @halimiglesias)

HMINEWS.Com – Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun, 8 anggota Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Universitas Andalas (UNAND) Sumatera Barat terseret arus Sungai Padang Janiah, Batu Busuk -Padang saat survei diksar (pendidikan dasar), Sabtu (28/9/2013) sore.

Dari 8 orang tersebut, laporan terakhir menyebutkan, 6 orang meninggal dunia yaitu:
1. Elin Florita (ATR 233 MU)
2. Artika Caspela (ATR 236 MU)
3. Deni Linardo (MU 249 Bnr)
4. Veglan Rizki Ramadhan (ATR 228 MU) dan
5. Aidil Adi Warsa
6. Rezki Tega (MU 239 Bnr) yang ditemukan Ahad (29/9) pagi

Korban selamat: Ivo Nurdio Putra (MU 216 Knf.) dan Meta Rama Rita (MU 232 Wtn.).

Kronologis Kejadian

Kedelapan anggota Mapala Unand tersebut tengah surve diksar (pendidikan dasar)  untuk mencari jalan alternatif. Survey ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan September, untuk persiapan kegiatan pendidikan dasar, dan bertujuan untuk mencari jalur alternatif, karena maklum jika musim hujan, daerah tersebut kerap dilanda banjir sejak 2 tahun lalu.

Sabtu (28/9) sekitar jam 18.00 aliran sungai mulai deras. Korban menunggu selang 1 jam. Mereka terdiri dari 8 orang, ketika air mulai surut, 6 orang diantara mereka mulai menyebrang, namun nahas, baru sejauh 1 meter menyebrang datang air bah dan menghanyutkan korban.

Menurut Ivo, salah seorang yang selamat, peristiwa itu terjadi saat mereka menyeberangi sungai Padang Janiah, usai melakukan survei. Saat menyeberang, air bah datang tiba tiba, enam orang yang berada di pinggir sungai, tersapu ketika hendak menyeberang.

Mari kita berdoa untuk seluruh korban dan keluarga mereka.

Share :

Leave a comment

Your email address will not be published.

*