Bedah Buku Konspirasi SBY-Bakri Peringati 6 Tahun Lumpur Lapindo

HMINEWS.Com – Memasuki tahun ke-6 kasus Lumpur Lapindo, buku berjudul Menguak Konspirasi SBY- Bakrie Di Lumpur Lapindo dilaunching. Diselenggarakan salah satunya oleh HIMAJIP FISIP UNAS (Universitas Nasional), Pasar Minggu Jakarta Selatan, Senin (28/5/2012).

Dihadiri penulis buku, Ali Azhar Akbar dan sejumlah pembicara seperti Efendi Simbolon (Komisi VII DPR), Hendrajit (Global Future Institue), Tjuk Kasturi Sukiadi (Ekonom Unair sekaligus penggagas Gerakan Menutup Lumpur Lapindo/ GMLL), Surna T. Djajadiningrat (Ketua Dewan Proper Kemeneg LH), TB Massa Djafar (Ketua Prodi Pascasarjana Ilmu Politik UNAS).

Terjadi perdebatan seru pada sesi tanya jawab, antara yang berargumen kasus Lapindo merupakan gejala alam dan yang mengatakan sebagai kesalahan manusianya (human error).

Namun secara garis besar, terutama pemanfaatan kasus tersebut secara politis memang terjadi antara pengusaha yang bertanggungjawab atas terjadinya kasus dengan penguasa yang memiliki kewenangan. Kemudian dari kasus tersebut terjadi ‘deal politik’ sama-sama tahu, yang berakibat pada pelanggengan kekuasaan dan pembiaran dan makin merebaknya budaya korup.

“Ada kesepakatan Abrurizal Bakrie-Arifin Panigoro, kesepakatan di bawah meja, juga karena upaya Arifin hendak cuci tangan dari kasus tersebut,” kata salah Hendrajit.

Pembahasan akhirnya pun sampai pada politik kartel bahwa politik Indonesia dikuasai mafia (kartel) atau kroni. Antara SBY, Arifin Panigoro, Marzuki Darusman, Fahmi Idris dan Osman Sapta, yang dia sebut sama saja karena berasal dari akar kelompok yang sama. Aburizal Bakrie termasuk di dalamnya. []

Share :

Leave a comment

Your email address will not be published.

*