Editorial

MENJADI INDONESIA (Sumpah Pemuda Indonesia Keturunan Arab 1934)

28/10/2013 // 0 Comments

Dari prespektif hari ini, barangkali terasa aneh ada sumpah pemuda tetapi memakai embel-embel keturunan Arab. Akan tetapi, dari prespektif dekade-dekade awal abad XX, ketika di antara orang-orang Arab yang lahir di Hadramaut (wullaiti) dan orang-orang Arab keturunan Hadramaut yang lahir dan beribu Indonesia (muwallad), atau antara kaum sayyid dan bukan sayyid, antara kelompok al-Rabithah dan al-Irsyad, tidak pernah bisa bertemu, hidup ekslusif, dan tidak merasa sebagai bagian dari bangsa Indonesia, lahirnya SPIKA bukan saja terasa relevan, tetapi bahkan merupakan keniscayaan dalam proses pergerakan kebangsaan.

Pemuda Menyongsong Perubahan Global

28/10/2013 // 0 Comments

Diskursus mengenai peran pemuda dalam proses transformasi sosial merupakan pembahasan yang tak bertepi dan tidak akan pernah ada habisnya. Dalam lintasan sejarah yang panjang, pemuda telah banyak mengukir sejarah peralihan peradaban dari tatanan sistem kehidupan yang satu menuju tatanan sistem kehidupan yang lain.

Pancasila dan Kesaktian yang Dimitoskan

02/10/2013 // 0 Comments

Pancasila bukanlah kitab suci, tetapi kita pun tahu bahwa kitab suci memerintahkan agar kita mematuhi konsensus yang kita buat, dan para pendiri bangsa ini menamai konsensus tersebut dengan sebutan Pancasila. Pasti akan berbeda jika antara Sukarno, Yamin dan kawan-kawannya tidak bersepakat dengan penamaan itu

1 2 3 22