Terbit 15 September 2009 lalu, dengan oplah cetak pertama sebanyak 6,5 juta kopi, The Lost Symbol telah mencatat rekor terbanyak dalam sejarah cetak buku di penerbit Random House.
Terbit 15 September 2009 lalu, dengan oplah cetak pertama sebanyak 6,5 juta kopi, The Lost Symbol telah mencatat rekor terbanyak dalam sejarah cetak buku di penerbit Random House.
Buku ini berkisah tentang kehidupan seorang asal Venesia yang konon menjalani kehidupan sebagai seorang budak di Istanbul, Turki, pada sekitar abad ke-17. Karena pengetahuannya yang luas, tuannya yang segala-galanya sangat mirip dengannya berusaha dengan segala cara menggali semua pengetahuan dan sekaligus menguras semua pengalaman hidup si budak.
Begitu kita mulai membacanya, kita tidak akan bisa lepas dari kalimat-kalimat yang menyihir. Sambil mengikuti sepak terjang Inspektur Satu Timur Mangkuto, kita dibawa ke penelusuran ‘Di mana benua Atlantis itu?’ ‘Apa yang menyebabkannya tenggelam?’
Robert Langdon, simbologis Harvard tersohor, tidak pernah menyangka kalau satu hari dalam hidupnya akan dipenuhi oleh terlalu banyak kejutan. Kalau hanya melihat ambigram yang bertuliskan nama kelompok persaudaraan Illuminati, mungkin itu bukan masalah besar. Tapi melihatnya tercap di dada lima lelaki yang terbunuh pada hari yang sama?