HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

PB HMI Minta Polisi Tangkap Pembakar Bendera Tauhid

PB HMI Minta Polisi Tangkap Pembakar Bendera Tauhid
October 24
09:53 2018

HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) turut mengecam pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid oleh sekelompok anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU) di Garut Jawa Barat.

Ketua Komisi Pemuda dan Kemahasiswaan PB HMI Abubakar mengatakan aksi tersebut telah melukai hati umat Islam di seluruh dunia. Sebab, kalimat tauhid adalah kalimat sakral dan simbol keislaman.

“Tentu kita menyesalkan aksi itu. Ini sangat melukai hati umat Islam karena itu adalah kalimat sakral yang sangat diagungkan,” kata Abubakar di Jakarta, Selasa (23/10/2018).

Maka wajar ketika kalimat yang sangat diagungkan itu dibakar mengundang kecaman dan menyulut emosi umat.

Oleh karena itu, dia meminta aparat Kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan mengadili pelakunya sesuai prosedur hukum.

“Meminta aparat penegak hukum untuk menangkap dan mengadili pelaku yang merobek bendera yang berlambang tauhid itu,” pintanya.

Dia pun menghimbau kepada umat Islam agar dapat menahan diri dan tidak main sendiri serta mempercayakan kasus ini pada aparat yang berwenang.

Perayaan Hari Santri Nasional (HSN) ke-3 di Garut, Jawa Barat tercoreng aksi oknum anggota ormas tertentu yang membakar bendera milik bertuliskan kalimat tauhid Alun-alun Limbangan Kabupaten Garut.

Akibatnya video berdurasi 2,04 menit yang mulai beredar pada Senin, 22 Oktober 2018 siang sekitar pukul 11.00 itu, menjadi sorotan umat.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto menegaskan bendera yang dibakar saat peringatan hari santri nasional di alun-alun Limbangan Kabupaten Garut adalah bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Hasil pemeriksaan bendera yang diambil dan dibakar itu adalah bendera HTI,” tegas Agung di Bandung. Agung menambahkan, status tiga orang yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan dan berstatus terperiksa.[]

About Author

Redaksi

Redaksi

Redaktur di hminews.com. Kirim tulisan anda di email Redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment