HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Diamanahkan Jadi Ketum HMI Yogya, Fikri ‘Tolak’ Beasiswa Russian Scholarship

Diamanahkan Jadi Ketum HMI Yogya, Fikri ‘Tolak’ Beasiswa  Russian Scholarship
May 08
05:47 2018

HMINEWS.COM- Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Yogyakarta Periode 2018-2019 resmi dilantik oleh Ketua Umum PB HMI, Zuhad Aji Firmantor pada Jumat, (5/5/2018) di Yogyakarta.  

Ada yang menarik dari Ketua Umum HMI Cabang Yogyakarta, MHD Zakiul Fikri yang telah diamanahkan memimpin HMI Yogyakarta setahun kedepan. 

Pasalnya, mendapat kepercayaan dari kader HMI se Yogyakarta membuat Fikri merelakan peluang beasiswa ke luar negeri yang telah diraihnya.

“Terkait Beasiswa S2. Kalau beasiswa untuk lanjut S2, Insha Allah masih bisa 1, 2 atau tahun-tahun yang akan datang. Positive thinking, Insha Allah, there’s a will there’s a way,” papar Fikri saat diwawancarai beberapa waktu yang lalu. 

Fikri mengungkapkan, tapi untuk belajar, mengasah, menempa diri, dan berkarya di hmi belum tentu bisa  datang lagi. 

“Dan lulus (S1) cepat bukan menjadi alasan bagi Fikri untuk mempercepat masa belajar dan mengabdi di HMI, khususnya dalam lingkup HMI Cabang Yogyakarta,” ungkapnya. 

Fikri lulus beasiswa Russian Scholarship untuk keberangkatan periode 2018 ini, dan mendapatkan ACC proposal study dari Chechen University. 

“Jadi, ada dua pemberi dana kemarin. Setelah mengajukan permohonan defer ke russian centre for science and culture di Jakarta, sama pihak penyelenggara program direspon dengan memberi dua pilihan, lanjut atau mengundurkan diri,” cerita Fikri.

Setelah berpikir dengan matang, lanjut Fikri, dan menemukan pertimbangan-pertimbangan di atas, terlepas itu apakah semua ini ujian dari Allah ataukah godaan yang datangnya dari syetan, Fikri lebih memilih untuk mengundurkan diri. 

“Sekaligus membatalkan rencana pembiayaan dari Univ Chechen,” bebernya. 

Saat ditanyai mengenai cita-cita kedepannya, Fikri menjawab ingin mengabdikan diri di bidang pendidikan. 

“Kalau cita-cita, insha Allah ingin jadi guru [dosen], sisanya biar hari esok yang nentukan. Karena Fikri cuma bisa suppose, but God disposes,” katanya

Saat ditanya mengenai pertimbangan kenapa lebih memilih untuk mengabdi di HMI, ada beberapa pertimbangan yang diungkapkannya.

“Bagi Fikri kembali ke Karangkajen [HMI] it’s not a choice, but it’s calling. Jadi, tak ada alasan personal yang substansial untuk mengatakan “tidak bisa” ketika panggilan itu datang. Yang menjadi alasan hanya restu dari pendahulu seperti orang tua dan pendahulu di HMI. Alhamdulillah, mereka beri support dan restu untuk memenuhi panggilan ke Karangkajen itu,” tegasnya. 

Ia melanjutkan, panggilan itu rasanya semakin mantap dan mengharuskan untuk segera diambil keputusan, ketika support untuk belajar dan berkarya di Karangkajen datang dari keempat struktur pimpinan lembaga koordinator komisariat di lingkup HMI cabang Yogyakarta. 

“Dalam faham Fikri hal ini jarang terjadi di Cabang Jogja. Entah atas dasar psikologi apa teman-teman korkom memilih satu suara, dan meminjamkan kepercayaan kepada Fikri yang sejatinya satu periode tidak aktif dalam struktur kepengurusan di HMI, bahkan tidak di Jogja selama satu tahun terakhir,” bebernya. 

Di samping itu, Fikri mendengar sayup-sayup suara “ghaib” yang mengatakan Jogja sedang krisis dan kritis. Entah apa maksudnya, tapi setidaknya mengambil kepercayaan dari teman-teman korkom dan komisariat  memberi Fikri kesempatan untuk berusaha menjawab suara itu bahwa “cabang Jogja dalam keadaan baik dan sehat”. 

“Menjawabnya dengan ide, gagasan, tentang seperti apa Cabang Jogja 1,2 atau 3 tahun akan datang. Insha Allah,” pungkasnya. 

Sementara itu, Ketua PB HMI, Zuhad Aji Firmantoro mengungkapkan apresiasiasinya atas dilantiknya pengurus HMI Cabang Yogya.

“ Saya ucapkan selamat dan menitipkan  harapan besar supaya Jogja mnjadi inspirasi dan motivasi gerakan mahasiswa saat ini,” tutupnya. 

About Author

HMI Redaksi

HMI Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment