HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

PB HMI: Sudah Masanya Pemimpin Negara-Negara Islam Membuktikan Komitmennya Terhadap Al-Quds

PB HMI: Sudah Masanya Pemimpin Negara-Negara Islam Membuktikan Komitmennya Terhadap Al-Quds
December 12
00:26 2017

HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menolak dengan tegas deklarasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota negara Zionis Israel.

“HMI mengutuk pengumuman oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengakui Al-Quds sebagai ibukota Israel. Pernyataan Donald Trump mendukung solusi dua negara ‘jika Palestina dan Israel turut mendukung’. Pernyataan ini tidak berdasar karena Israel tidak akan pernah setuju dengan solusi tersebut.  HMI berpandangan pengakuan ini melanggar hukum Internasional dan juga resolusi Dewan Keamanan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB)” Ujar Ruslan, Ketua Komisi HI PB HMI, Sabtu (9/12).

Menurut Ruslan, wilayah Al-Quds pasca perang 1948, adalah wilayah timur dan barat masing-masing dibawah otoritas Israel dan Jordan. Namun, pada Juni 1967, Israel menduduki blok timur dan hal tersebut tidak pernah diakui oleh masyarakat Internasional.

HMI juga menambahkan, bahwa pernyataan Trump dinilai merupakan upaya kontra produktif terhadap peta jalan damai di Palestina.

“Kebijakan HMI selaras dengan amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan. Pernyataan Trump tersebut hanya merusak peta jalan damai di Palestina, memberikan legitimasi terhadap penjajahan sekaligus pembuka tabir, siapa sajakah yang benar-benar mendukung kemerdekaan Palestina. Sudah masanya pemimpin negara-negara Islam untuk membuktikan komitmennya terhadap Al-Quds”.[]

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment