HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Generasi Android dan Hilangnya Waktu Produktif

Generasi Android dan Hilangnya Waktu Produktif
July 24
08:00 2017

Generasi masa kini biasa disebut generasi android, sebuah model generasi yang kesehariannya hampir tak pernah lepas dari perangkat android, bagi generasi ini android merupakan bagian dari kehidupan mereka, generasi ini sesungguhnya merupakan generasi sibuk, dalam artian sibuk bercengkrama dengan perangkat android di ujung jari atau di depan matanya. Mereka akan merasa terganggu bila dalam hitungan menit saja tak bersentuhan dengan android, walaupun itu hanya sekadar mengecek status di dunia maya. Bagi para orang tua dan pendidik, kehadiran generasi android tak mungkin dinafikan, terlepas dari aspek negatifnya, generasi ini tak bisa dipaksa menghilangkan interaksinya dengan perangkat android dalam kehidupannya, kiranya ini merupakan tantangan tersendiri bagi orang tua dan pendidik.

Bagi generasi android, yang menganggap bahwa persentuhan dengan android adalah sesuatu yang wajib, kehidupan mereka dalam sehari praktis lebih banyak dihabiskan dengan berselancar di dunia maya, tak peduli kapan dan dimanapun tempatnya, bahkan seringkali saat mereka sedang dituntut fokus kepada hal lain yang sedang dijalani, sebagian waktu dalam momen tersebut justru dicuri guna bermain di media sosial. Generasi ini dalam banyak sisi memperlihatkan ketidakmampuan mereka mengontrol kegilaannya terhadap android, sering pula apa yang diutak-atik di depan jari mereka bukan hal yang bermanfaat, bahkan beberapa diantaranya terang negatif, namun mereka tetap merasa mendapat kesenangan dari aktivitas tersebut, sebuah hal yang tak baik bagi kehidupan mereka.

Efek negatif paling nyata dari kegilaan terhadap android adalah hilangnya waktu produktif, hilangnya waktu yang seharusnya dipakai mengembangkan kualitas diri, lenyapnya momen yang seharusnya difungsikan untuk melakukan kerja yang lebih besar. Secara sederhan bisa kita renungkan bersama, bila seorang yang berasal dari generasi ini mencurahkan hampir semua hidupnya dalam sehari untuk berselancar di dunia maya, dan itu lebih banyak berhubungan dengan upaya mengecek media sosial, maka kapan waktu mereka untuk belajar? Kapan waktu mereka untuk membaca buku? Kapan waktu mereka untuk melatih kreatifitas dirinya? Kata “kegilaan” terpaksa saya gunakan dalam tulisan ini, pertimbangannya sederhana, saat generasi ini sedang makan dan minum, yang merupakan dua dari beberapa aktifitas utama manusia, mereka masih tetap bercengkrama dengan layar di depan matanya sambil mengunyah dan menyeruput, bahkan tak jarang dari mereka lupa waktu makan hanya karena asyik berselancar di dunia maya, bukankan ini sesuatu yang gila? Jika kebutuhan primer saja rela mereka abaikan apalagi yang hanya sekunder.

Generasi android seharusnya mampu membuat mekanisme kontrol dalam dirinya, hal ini penting agar android benar-benar berimplikasi positif bagi generasi ini, akan tetapi kesadaran kontrol susah diharapkan lahir secara sadar dari diri mereka, perlu ada keterlibatan pihak luar, pada bagian ini peran orang tua dan pendidik sangat diharapkan, orang tua sebagai pihak yang berinteraksi dengan anak perlu mengatur waktu produktif sang anak, anak tidak harus dilarang berselancar di dunia maya, karena disana juga ada ragam hal positif, orang tua hanya perlu mengupayakan agar waktu produktif anaknya tak habis hanya untuk sekadar mengecek media sosial. Sementara itu di lingkungan sekolah, pendidik harus memastikan bahwa sekolah benar-benar menjadi tempat belajar bagi siswa, bahwa semua momen dalam jam sekolah digunakan untuk hal yang berkaitan dengan pembelajaran, hal yang berkaitan dengan pengembangan kreatifitas diri, larangan mengaktifkan handphone selama jam sekolah.

Penulis: Zaenal Abidin Riam, Ketua Komisi Intelektual dan Peradaban PB HMI MPO 2015 – 2017 M

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment