HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

The Key of Happiness is Gratitude

The Key of Happiness is Gratitude
July 24
07:45 2017

Kesalahan yang paling fatal yang terus saja kita lakukan adalah meletakkan  kebahagian pada apa yang belum kita miliki, misalnya akan merasa bahagia jika memiliki mobil padahal tahun lalu baru saja diganti, seandainya dilakukan pertimbangan plus minusnya, pergantian mobil tidak mempengaruhi aktivitas atau meningkatkan produktivitas, malahan ini akan mengganggu cash flow keuangan keluarga. Dalam financial management selalu disebutkan bahwa setiap pengeluaran harus berdampak pada peningkatan produktivitas atau positive income, apabila negatif, maka akan mengalami kebangkrutan atau collapse.Kebahagiaan pada dasarnya bisa diperoleh dengan melakukan interaksi sosial di lingkungan sekitar, seperti menghadiri acara walimahan, makan bersama walaupun dengan menu yang sederhana, membantu orang lain dll.

Kebahagiaan memiliki mobil baru (happines-materialistic based) dengan kebahagiaan yang diperoleh dari interaksi sosial  (happiness-social interaction based) sebenarnya memiliki tingkat yang sama, tetapi durasi ketahanannya berbeda. Social interaction happines cenderung lebih durable dibanding materialistic happiness. Dalam financial behaviour terdapat teori tentang “Hedonic treadmill” yang menunjukkan bahwa sebenarnya kita tidak menambah kebahagian kita hanya dengan mengganti cara atau benda yang membuat bahagia.

Sangat berbahaya saat manusia mulai memahami bahwa kebahagian terbesar datang dari kepemilikan benda, wanita, anak, kekuasaan dan yang sejenis dengannya sehingga mengorbankan kebahagian yang berasal dari sifat menyayangi, berbagi, toleransi, tenggang rasa dan rasa keadilan terhadap sesama manusia. Implikasi dari tindakan ini adalah melebarnya kesenjangan sosial, kemiskinan, pengangguran, korupsi, malnutrisi, eksploitasi alam secara masif tanpa menghiraukan efek negatif (negative externality) yang ditimbulkan, seperti pembabatan hutan gambut yang berakibat pada hancurnya ekosistem,berkurangnya paru-paru (menipisnya ozon), pemberian izin berbasis perkebunan korporasi dimana masyarakat pribumi menjadi budak di negerinya sendiri, padahal pengembangan perkebunan berbasis kelompok masih bisa dilakukan.

Perilaku kita sebagai generasi materialistik, telah menimbulkan kegoncangan di meja para ilmuwan dimana Economic Theory of Enough menjadi salah satu jalan keluar bagi mereka yang terjebak didalam dunia materialistik. Mulailah untuk merasa enough (cukup) and be gratitude ( bersyukur ).

Penulis: Purqan Gus, Ketua Bidang Pengembangan Intelektual HMI MPO Cabang Bireuen

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment