HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Kampung Melayu Diguncang Bom, BEM STIE Jayakarta Tegaskan Polisi Wajib Tindak Tegas Pelaku

Kampung Melayu Diguncang Bom, BEM STIE Jayakarta Tegaskan Polisi Wajib Tindak Tegas Pelaku
May 26
22:07 2017

HMINEWS.COM, Peledakan bom yang terjadi pada hari Rabu, 24 Mei 2017 pukul 21.30 di Kampung Melayu, Jakarta Selatan menuai tanggapan dari berbagai lapisan masyarakat. Pasalnya ledakan tersebut mendekati hari Paskah bagi Kaum Kristiani dan Bulan Puasa Ramadhan bagi Kaum Muslimin.

Presiden Mahasiswa BEM STIE Jayakarta, M. Rafi Kurniawan, mengatakan bahwa kami turut berduka sedalam-dalamnya bagi para korban masyarakat sipil, maupun pihak kepolisian.  Terlebih, sambungnya, terdapat mahasiswi yang turut menjadi korban di lokasi kejadian.

“Kami kira Polisi harus menindak tegas para pelaku peledakan bom dan orang-orang yang dibalik itu semua karena kredibilitas Polrilah yang menjadi taruhannya. Dan kami berharap agar tidak ada lagi kejadian seperti ini kedepannya  menerpa NKRI kita, karena kinerja intelejen Polri dan BIN dipertanyakan mengapa bisa kecolongan seperti ini,” kata Rafi di Jakarta, (25/5).

Rafi yang juga kader HMI Cabang Jakarta ini menambahkan, kejadian ini dapat menjadi opini liar di tengah masyarakat. Terlebih Indonesia sedang diguncang isu-isu anti NKRI dan lain-lain.

“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali serta para pihak keamanan dapat meningkatkan kesigapan untuk mencegah potensi teror belakangan ini,” tandasnya.[]

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment