HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok

foto luar biasa

PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok
May 09
15:50 2017

HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO.

Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI, Aria Bima Sakti mengatakan keputusan Majelis Hakim yang menvonis Ahok lebih berat dari tuntutan Jaksa merupakan sikap yang sangat berani.

Menurutnya, Vonis Majelis Hakim yang didasari Pasal 156a tersebut disambut baik, demi mencerminkan keadilan untuk semua.

“Kasus penodaan agama ini kental dengan nuansa politis, namun sekali lagi patut diapresiasi bahwa Hakim Dwiarso menunjukan bahwa hukum harus ditegakan seadil-adilnya, dan setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum seperti yang dijamin oleh konstitusi,” jelasnya, Selasa (9/5).

Lebih lanjut Bima menegaskan bagaimanapun pro dan kontra yang terjadi atas kasus penodaan agama ini jangan sampai memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Terpidana juga masih dapat melakukan upaya hukum lanjutan, seperti mengajukan Banding.

“Mari kita hormati proses hukum dengan sebaik-baiknya, selain itu LKBHMI merasa bahwa kesatuan dan persatuan bangsa adalah hal yang utama, dinamika yang terjadi tentunya akan mendewasakan kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara,” tambahnya.

Sementara itu Sekjend PB HMI, Endri Soemantri, mengatakan dirinya turut mengapresiasi putusan majelis hakim, dan berharap agar hukum tetap bertindak sebagai panglima.

“Saya sangat mengapresiasi putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis dua tahun penjara dalam kasus penistaan agama oleh Ahok, mari kita jadikan hukum sebagai panglima” tegas Endri, Selasa (9/5).

Pihaknya juga berharap agar vonis ini tidak menyebabkan perpecahan di antara masyarakat, sebab bangsa Indonesia sudah dewasa menghadapi ragam masalah.

“Saya kira bangsa Indonesia sudah dewasa dalam menghadapi berbagai masalah, terutama yang berkaitan dengan persatuan dan kesatuan” tutupnya.

About Author

redaksi

redaksi

redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment