HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Transportasi Online Merebak, Supir Angkot Depok Keluhkan Pendapatannya Menurun

Transportasi Online Merebak, Supir Angkot Depok Keluhkan Pendapatannya Menurun
April 16
23:21 2017

HMINEWS.COM, Di indonesia angkutan kota (angkot) yang sering disebut mikrolet sudah lama beroperasi, akan tetapi belakangan ini kemunculan jasa ojek online /transportasi online, membuat Para penumpang beralih ke jasa transportasi tersebut.

Hal ini, telah dirasakan oleh Supir Angkot D 11 Depok Jurusan Pal-Pal, Menurut Pak Kistu, salah satu supir angkot,  sebelum kehadiran ojek online di Depok, dia bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan, akan tetapi setelah transportasi online beroperasi, pendapatannya menyusut.

“Sehari saya bisa mendapatkan 100 ribu bahkan lebih. Setelah ojek online beroperasi penghasilan saya justru menurun, kadang-kadang hanya dapat 60 ribu sehari” keluhnya, Minggu (16/4).

Sementara itu,  Mas Yundri yang sehari-harinya berjasa Menaikkan Penumpang di depan Depok Towns Square, mengatakan jumlah penumpang tidak sepadat sebelumnya.

“Tadinya 1 Mikrolet hanya butuh 10 menit untuk menaikan Penumpang dengan muatan penuh. Tapi sekarang telah berbeda Jauh sekali, satu mobil bisa ngetem berjam-jam barulah penumpang penuh” ungkapnya, Minggu (16/4).

Penyebab sepinya penumpang ini, dikarenakan ojek online juga telah parkir menunggu pesanan di depan Depok Towns Square. Harapannya ojek online harus memiliki Jalur dan trayek yang berbeda, supaya menghindari gesekan sesama pengemudi. (MTL)

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment