HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Transportasi Online Merebak, Supir Angkot Depok Keluhkan Pendapatannya Menurun

Transportasi Online Merebak, Supir Angkot Depok Keluhkan Pendapatannya Menurun
April 16
23:21 2017

HMINEWS.COM, Di indonesia angkutan kota (angkot) yang sering disebut mikrolet sudah lama beroperasi, akan tetapi belakangan ini kemunculan jasa ojek online /transportasi online, membuat Para penumpang beralih ke jasa transportasi tersebut.

Hal ini, telah dirasakan oleh Supir Angkot D 11 Depok Jurusan Pal-Pal, Menurut Pak Kistu, salah satu supir angkot,  sebelum kehadiran ojek online di Depok, dia bisa mendapatkan keuntungan yang lumayan, akan tetapi setelah transportasi online beroperasi, pendapatannya menyusut.

“Sehari saya bisa mendapatkan 100 ribu bahkan lebih. Setelah ojek online beroperasi penghasilan saya justru menurun, kadang-kadang hanya dapat 60 ribu sehari” keluhnya, Minggu (16/4).

Sementara itu,  Mas Yundri yang sehari-harinya berjasa Menaikkan Penumpang di depan Depok Towns Square, mengatakan jumlah penumpang tidak sepadat sebelumnya.

“Tadinya 1 Mikrolet hanya butuh 10 menit untuk menaikan Penumpang dengan muatan penuh. Tapi sekarang telah berbeda Jauh sekali, satu mobil bisa ngetem berjam-jam barulah penumpang penuh” ungkapnya, Minggu (16/4).

Penyebab sepinya penumpang ini, dikarenakan ojek online juga telah parkir menunggu pesanan di depan Depok Towns Square. Harapannya ojek online harus memiliki Jalur dan trayek yang berbeda, supaya menghindari gesekan sesama pengemudi. (MTL)

About Author

redaksi

redaksi

kirim tulisan anda ke: redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment