HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan

Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan
April 12
16:02 2017

HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4).

Rombongan PB HMI tersebut dipimpin oleh ketua umum PB HMI, Muahammad Fauzi dan beberapa fungsionaris PB HMI lainnya.

Tujuan kunjungan PB HMI tersebut untuk memberikan dukungan moril terhadap Novel atas insiden penyiraman air keras oleh pihak yang tidak bertanggungjawab kemarin (selasa/11/4).

Muhammad Fauzi menceritakan pengakuan Novel bahwa beberapa minggu terakhir ia sudah diingatkan oleh pihak kepolisian untuk berhati-hati atas ancaman yang mengarah pada keselamatan dirinya.

Fauzi menduga, serangan terhadap Novel itu dilakukan oleh koruptor sebagai salah satu cara untuk melakukan serangan balik (Corruptor Fight Back) dalam melemahkan upaya pemberantasan korupsi.

“Bisa jadi karena ada kasus Mega Korupsi yang sedang dia tangani di KPK. Saat ini, NB terlibat dalam tim yang membongkar kasus korupsi e-KTP yang melibatkan pejabat eksekutif dan legislatif,” kata Fauzi usai menjenguk Novel.

Menurutnya, Teror, ancaman dan kriminalisasi personil KPK seperti yang dialami oleh Novel dilakukan dengan cara Gerpol elit, baik secara langsung atau tidak langsung.

Oleh karena demikian, Ia katakan, sebagai bagian dari elemen civil society, HMI hadir memberikan dukungan penuh kepada KPK.

“HMI melawan segala upaya pelemahan KPK, kita berharap Presiden bersikap tegas dan menjamin keamanan Penyidik dan keluarganya. Pihak kepolisian juga harus dapat melindungi penyidik dan pimpinan KPK dari segala bentuk teror dan ancaman koruptor,” tukasnya.

Ia berharap, kedepannya, agar perkuat lagi konsolidasi sipil, dengan penguatan elemen sipil untuk bahu membahu bersama KPK dalam menuntaskan agenda pemberantasan korupsi di indonesia.

“ Kami berharap, HMI dapat menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia,” tegasnya.

Terakhir, Ia doakan kesembuhan untuk Novel Baswedan sehingga dapat melaksanakan tugas dalam melawan para koruptor. “Semoga beliau cepat sembuh,” tutupnya.[]

 

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment