HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Ratusan Pelajar di Padang Tolak Jadi Target Industri Rokok

Ratusan Pelajar di Padang Tolak Jadi Target Industri Rokok
March 19
14:06 2017

HMINEWS.COM, Sebanyak 250 pelajar perwakilan 30 SMP Kota Padang, Sumatera Barat, yang didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Ruang Anak Dunia (Ruandu) Foundation menggelar aksi penolakan menjadi target industri rokok.

“Kegiatan ini merupakan aksi simpatik untuk memperlihatkan bahwa anak muda dan remaja di Padang sebenarnya menolak menjadi target industri rokok,” kata Ketua Ruandu Foundation Muharman di Padang, Minggu (19/3). Aksi tersebut digelar di di GOR Agus Salim Padang.

Menurut hasil penelitian hampir 48 persen perokok muda terpengaruh oleh adanya iklan rokok di sekitar lingkungan sekolah.

Oleh karena itu salah satu tujuan aksi ini juga membuka pikiran anak-anak muda bahwa mereka ditergetkan oleh industri rokok sebagai perokok, ujarnya.

Padahal, ujarnya jika anak-anak muda sudah merokok maka bonus demografi bangsa Indonesia pada masa depan akan terancam karena calon-calon pemimpin bangsa tumbuh dengan tidak sehat karena rokok.

Ia menjelaskan Ruandu Foundation hanya mencetuskan ide untuk menolak target industri rokok tersebut dan pihak-pihak sekolah juga mendukungnya dengan melakukan aksi seperti sebelumnya beberapa sekolah menurunkan spanduk iklan rokok di sekitar sekolahnya.

“Kita berharap aksi-aksi seperti ini terus berkesinambungan sampai tidak ada lagi anak muda yang merokok,” ujarnya.

Salah seorang pelajar peserta aksi, Icha mengajak seluruh siswa maupun orang dewasa untuk tidak terpengaruh oleh iklan industri rokok.

“Spanduk-spanduk iklan rokok di lingkungan sekolah memperlihatkan merokok itu membuat seseorang tampil keren, namun dibalik itu kesehatan anak-anak muda terancam,” kata pelajar SMP 1 Padang itu.

Senada Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Padang, Melinda mengapresiasi kegiatan tersebut karena memang untuk antisipasi awal yang harus disadarkan adalah anak-anak muda yang akan terpengaruh oleh iklan rokok.

“Ini adalah salah satu upaya yang bagus untuk menyadarkan anak-anak muda bahwa mereka sebenarnya merupakan target industri rokok,” katanya.

Kemudian ia mengimbau kepada seluruh pelajar Kota Padang agar tidak terpengaruh oleh iklan rokok karena hal itu hanya menguntungkan industri rokok saja, sedangkan untuk diri sendiri hanya mendapatkan kerugian.

“Banyak ruginya, uang habis untuk membeli rokok dan kesehatan juga terancam,” tambahnya.

Sementara pemerintah Kota Padang sebelumnya akan menerapkan pelarangan iklan rokok pada 2018 terutama di ruang publik sebagai upaya menyelamatkan generasi muda dari bahaya rokok.

“Setelah dihitung pendapatan dari iklan rokok di Padang hanya sekitar Rp2 miliar per tahun, namun kerusakan yang ditimbulkan akibat rokok luar biasa. Kami rencanakan 2018 berlakukan pelarangan iklan rokok,” kata Wali Kota Padang, Mahyeldi.(*)

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment