HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

700 Alumni Akan Ikuti Napak Tilas 70 Tahun HMI di Yogyakarta

700 Alumni Akan Ikuti Napak Tilas 70 Tahun HMI di Yogyakarta
February 04
13:06 2017

HMINEWS.COM, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Djogjakarta akan menggelar “Jalan sehat Napak Tilas Perjuangan 70 Tahun” kelahiran HMI, di kota kelahirannya, Yogyakarta pada Minggu (5/3).

Ketua Panitia kegiatan Jalan Sehat Napak Tilas Perjuangan 70 Tahun HMI Iqbal Djayusman mengatakan bahwa ke hitam ini akan diikuti 500 hingga 700 alumni dan kader HMI dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurut Iqbal, acara yang digagas oleh Komunitas Korps Alumni HMI (KAHMI) Forever Jalan Sehat (KFJS Yogyakarta) itu memiliki tujuan utama yaitu mengembalikan para alumni dan kader HMI ke “khittah” atau garis besar perjuangan pendirian organisasi itu.

“Acara ini akan menjadi momentum yang sangat penting sebagai sarana refleksi dari dan bagi seluruh kader serta alumni HMI,” kata Iqbal, Jumat (3/1).

Iqbal menilai refleksi itu penting dan mendesak dilakukan sebab ia menilai akhir-akhir ini mulai terjadi pergeseran arah pergerakan dan perjuangan para kader HMI.

Kader HMI yang dulu dikenal kritis terhadap berbagai persoalan bangsa, kini mulai minim argumentasi.

“Kami melihat mulai terjadi pergeseran nilai sehingga kami merasa perlu mengakembali ke ‘khittah’ perjuangan,” kata dia.

Napak Tilas Perjuangan 70 Tahun HMI yang akan dibuka oleh Wakil Gubernur DIY KPAA Paku Alam X itu akan dipusatkan di Benteng Vredeburg Yogyakarta dengan rute perjalanan melalui tempat-tempat bersejarah bagi perjuangan HMI, seperti bekas Kampus Sekolah Tinggi Islam (STI) yang kini menjadi Kantor Yayasan Marsudirini Yogyakarta dan Asrama STI yang merupakan bekas sekretariat awal HMI di Jalan Secodiningratan, Yogyakarta.

Dilanjutkan melalui Jalan Ibu Ruswo, di mana di pertigaan Plengkung Wijilan pernah terjadi bentrok berdarah antara kader HMI dngan kader PKI pada 1965. Alun-alun Utara Yogyakarta menjadi rute berikutnya sebagai lokasi Rapat Umum Rakyat Yogyakarta yang dimotori oleh Beddu Amang, mahasiwa Fakultas Pertanian UGM yang juga pengurus Cabang HMI Yogyakarta.

Rute berikutnya adalah Jalan Ahmad Dahlan di mana berdiri rumah yang menjadi Kantor Cabang HMI pada awal agregasi pertama pada 1947, di mana mobilisasi kader HMI masuk bersama TNI melawan penjajah.

Sebelum kembali berakhir ke arah Malioboro, rute napak tilas menuju Jalan Dagen Yogyakarta di mana berdiri Kantor Cabang HMI Yogyakarta yang menjadi tempat penggemblengan para tokoh bangsa dari HMI, seperti Beddu Amang (Kabulog era Soeharto), Ahmad Wahib (penulis buku dan wartawan), Ahmad Kamaludiningrat (penghulu Keraton Yogyakarta), Syafri Sairin (antropolog UGM).

Iqbal mengatakan setelah acara napak tilas dengan berjalan kaki selesai, dilanjutkan dengan sarasehan yang akan membahas isu-isu yang tengah dihadapi Indonesia saat ini. Sejumlah pembicara sekaligus alumni HMI yang akan hadir adalah Akbar Tanjung (Ketum PB HMI 1996), Prof Ichlasul Amal (mantan Rektor UGM), serta Chumaidi Syarif (Ketum PB HMI 1970).

About Author

Redaksi

Redaksi

Redaktur di hminews.com. Kirim tulisan anda di email Redaksi@hminews.com

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment