HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...
  • Siap Lawan Koruptor, PB HMI Kunjungi Novel Baswedan HMINEWS.COM, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI MPO) menjenguk penyidik KPK, korban serangan teror, Novel Baswdean di Rumah Sakit JEC Menteng Jakpus, Selasa (11/4). Rombongan PB HMI tersebut dipimpin...

ICMI Bermartabat, Indonesia Berdaulat

ICMI Bermartabat, Indonesia Berdaulat
December 13
12:56 2015

HMINEWS.Com – Muktamar VI dan Milad 25 Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) diadakan di Mataram, NTB. Dengan tema “Menuju Indonesia Bermartabat,” kegiatan ini berlangsung dari tanggal 11 hingga 15 Desember 2015.

Mengomentari tema tersebut, salah seorang pimpinan PP Masika ICMI, Ismail Rumadan, mengatakan bahwa Indonesia bermartabat adalah Indonesia yang tidak tunduk di bawah pengaruh kepetingan negara lain, Indonesia yang mampu madiri di atas kepentingan bangsa dan negara sendiri.

“Salah satu tolok ukur martabat bangsa  adalah sejauh mana masyarakat bisa memikmati sumber kekayaan alam yang ada di perut bumi Indonesia. Saat ini kita bisa melihat bahwa 99% kekayaan alam di Indonesia ini dimiliki atau dikuasai oleh asing,” demikian kata Ismail Rumadan.

Media Arief Rizqie, yang juga seorang pimpinan pusat MASIKA-ICMI menambahkan, konsep hak menguasai sumber daya alam oleh negara sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 33 UUD 1945, telah disalahgunakan oleh pejabat yang diberi kewenangan mengelolanya. Ia mencontohkan kasus Freeport di Papua yang terus diperpanjang kontraknya.

“Semestinya pemerintah lebih mementingkan kepentingan rakyat ketimbang kepentingan pribadi terlebih kepentingan asing. Oleh karena itu ICMI sebagai organisasi yang merepresentasikan kelompok intelektual dan cendekia sudah saatnya melakukan gerakan konstruktif yang nyata dalam menyikapi permasalahan bangsa dan negara terkait tata kelola pemanfaatan sumberdaya alam bagi kepentingan dan kemakmuran rakyat,” ujarnya.

Dalam rangka memberikan sumbangsih intelektual pada Milad dan Muktamar ICMI ini Pimpinan Pusat MASIKA-ICMI yang hadir diantaranya Ismail Rumadan, Nurgajri Budi Nugroho dan Media Arief Rizqie.

Abdul Malik Raharusun

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment