HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Gempa Sulteng, PB HMI Buka Posko dan Instruksikan Aksi Nasional HMINEWS.COM- Bencana gempa dan tsunami yang melanda wilayah Sulawesi Tengah Terbatas Palu dan Donggala telah menelan korban jiwa dan sampai saat ini terus bertambah. Ketua UmumPengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam...
  • Kohati Pekanbaru Rayakan HUT RI ke 73 bersama anak Panti   HMINEWS.COM- Korp HMI-wati (Kohati) cabang Pekanbaru meyarakan HUT RI -73 bersama anak-anak panti asuhan Al-hasanah di Pandau Pekanbaru pada 18-19 Agustus 2018  Ini merupakan kesekian waktu Kohati cabang Pekanbaru,...
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • OTT Kalapas dan Praktek Permisif Masif di Lembaga Pemasyarakatan Oleh: Zunnur Roin * OPINI, HMINEWS.COM -Konferensi Nasional Kepenjaraan d i Lembang Bandung, Tanggal 27 April 1964 telah mengubah wajah penghukuman terhadap narapidana di negeri ini. Konferensi tersebut diikuti oleh...
  • ‘Mahalnya’ Demokrasi Kita   Oleh: Laode Yayan * HMINEWS.COM-Betapa mahalnya demokrasi kita saat ini. Untuk pemilu legislatif, ada kelompok yang menghasilkan uang sebanyak mungkin untuk setiap calon legislatifnya.  Demokrasi tidak sebatas pemilu yang...

Cahyo Pamungkas Isi Kajian HMI MPO Mataram

Cahyo Pamungkas Isi Kajian HMI MPO Mataram
June 17
23:43 2015

HMINEWS.Com – Mantan Ketua Umum PB HMI  MPO (periode 2003-2005), Cahyo Pamongkas, SE, M,Si.  mengisi kajian dan diskusi HMI MPO Cabang Mataram. Bertempat di IAIN Sunan Ampel Mataram, Selasa (15/6/15), kajian dihadiri 30-an kader dari berbagai komisariat.

Kepada kader HMI Mataram, Cahyo Pamungkas berpesan, bahwa HMI harus menguasai pos-pos penting di tiap kampus, seperti BEM, HMJ dan lainya, itu untuk kader HMI yang masih dikomisariat. Sementara kader HMI yang sudah berada di pengurus cabang atau pasca cabang, ia menyarankan untuk mengabdikan diri dalam masyarakat, dengan cara bekerja sama dengan pemerintah mensukseskan program-programnya, sehingga pembangunan  merata kepada seluruh masyarakat.

“Ada persoalan dengan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di NTB, sehingga berada di posisi terendah kedua dari 34 Propinsi. Maka sebagai kader HMI NTB harus mencari tahu penyebabnya dimana, kalau merasa bahwa penyebabnya adalah gagalnya program pemerintah maka programnya harus dikritisi, dan kita menawarkan program yang solutif,” kata Cahyo Pamungkas memberi contoh.

Ia menasehatkan, kader HMI harus berani mengkritik Walikota, Bupati, dan Gubernur. “Maksudnya bukan orangnya, tapi programnya yang kita kritik, seandainya gagal dan kita sebagai kader HMI harus menawarkan program yang lebih baik sebagai penggantinya,” lanjutnya.

Dedi Ermansyah

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment