HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Vakum sejak 2011, Pengurus HMI Cabang Jepara Akhirnya Dilantik HMINEWS.COM – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jepara periode 2018-2019 sukses menggelar pelantikan pada Sabtu (28/7/2018) bertempat di gedung Shima Jepara, Jawa Tengah. Sebanyak 17 orang pengurus HMI Cabang Jepara...
  • Pengurus Besar HMI Resmi Dilantik HMINews.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB-HMI) MPO periode 2018-2020 resmi dilantik di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Sabtu (6/2018) lalu. Dalam pelantikan tersebut, Pengurus PB HMI dikukuhkan langsung oleh Ketua...
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...

PB HMI: Budi Gunawan, Terduga Korupsi yang Jadi Kapolri

PB HMI: Budi Gunawan, Terduga Korupsi yang Jadi Kapolri
January 11
14:25 2015

HMINEWS.Com – Komisi Hukum dan HAM PB HMI MPO menilai penunjukan Budi Gunawan sebagai Kapolri subjektif dan dengan tidak melihat kontroversi yang menimpanya. Memang benar bahwa penunjukan tersebut adalah hak presiden, namun ingat bahwa rakyat butuh pengayoman dan perlindungan dari sepak terjang oknum polisi sebagaimana diduga dilakukan Budi Gunawan yang memiliki rekening gendut hasil dari tindak pidana korupsi itu.

Sebagaimana telah terjadi, melalui surat bernomor R-01/Pres/01/2015 tertanggal 9 Januari 2015 Presiden Joko Widodo dengan hak prerogatifnya telah memutuskan untuk memberhentikan Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman dan menggantinya dengan Komjen Budi Gunawan.

Yang menarik adalah bahwa Budi Gunawan merupakan calon tunggal atau satu-satunya nama petinggi Polri yang diajukan Presiden. Padahal Menkopolhukam pada 8 Januari 2015 telah mengajukan 9 nama Komisaris Jenderal calon Kapolri kepada Presiden. Hal tersebut dinilai kurang objektif dan terkesan politis sehingga menutup ruang bagi calon lain untuk menjadi Kapolri.

Hal tersebut memunculkan tanda tanya besar bagi sebagian kalangan, apakah sudah dilihat track record-nya dengan baik. Di sisi lain santer isu bahwa Komjen Budi Gunawan memiliki rekening gendut yang diduga adalah hasil dari tindak pidana korupsi. Terkait hal tersebut sebelumnya PT Marsindo Lintas Pratama yang diduga menggelapkan uang senilai Rp 200 miliar atas pembangunan Apartemen Hollywood Residence di Jakarta dilaporkan telah memberikan uang senilai Rp 1,5 miliar kepada Hervianto Widyatama, yaitu putra Budi Gunawan. Dana tersebut diduga adalah bagian dari setoran Rp 54 miliar ke rekening Budi.

Selain itu PT Sumber Jaya Indah, perusahaan tambang timah di Bangka Belitung juga dilaporkan menyetor dana ke rekening Budi melalui anaknya senilai Rp 10 miliar. Budi Gunawan yang sempat menjadi ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri itu diduga memiliki kedekatan dengan putri sang Proklamator tersebut.

Sampai saat ini kasus-kasus yang didasari atas laporan masyarakat tersebut tak kunjung menemui penyelesaian. Budi Gunawan sebagai calon tunggal patut dipertanyakan kredibilitas dan integritasnya.

Aria Bima SaktiPB HMI MPO memandang penunjukan tersebut sangat berbahaya bagi penegakan hukum maupun bagi kelangsungan kehidupan bernegara, jika penegak hukum nomor satu adalah pelanggar hukum kelas berat. Hancurlah wibawa korps tersebut.

KOMISI HUKUM dan HAM Pengurus Besar HMI MPO
Aria Bima Sakti, SH., MH.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment