HMINEWS.COM

 Breaking News
  • Masyarakat Papua Sambut Hangat Kongres HMI ke-31 HMINEWS.COM – Kongres HMI ke-31 sukses dibuka di gedung Aimas Convention Centre (ACC) kabupaten Sorong pada Minggu 28 Januri 2018. Kongres kali ini mengangkat tema “HMI untuk umat dan bangsa; merawat generasi...
  • Pancasila dan Pembubaran Ormas Radikal Belakangan ini wacana pembubaran organisasi yang (dianggap) menentang Pancasila ramai dibicarakan. Presiden Joko Widodo pada tanggal 5 Mei, usai memberi sambutan dalam acara Mukernas dan Halaqah Nasional Himpunan Pengusaha Nahdliyin di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta menyampaikan bahwa wacana pembubaran itu sedang dikalkulasi oleh menkopolhukam....
  • PB HMI Sambut Baik Vonis Terhadap Ahok HMINEWS.COM, Vonis dua tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakim terhadap terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mendapat tanggapan dari PB HMI MPO. Direktur Eksekutif Lembaga Kekaryaan Bantuan Hukum (LKBH) PB HMI,...
  • Solusi Ideal Stagnasi Pendidikan Indonesia Suatu hari di tahun 2017, seorang guru yang ditugaskan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, untuk mengajar di sebuah daerah perbatasan Indonesia – Malaysia di daratan Kalimantan, merekam empat...
  • Hoax Semakin Meresahkan HMINEWS.COM, Berita hoax yang beredar di media sosial dinilai sudah sangat meresahkan, banyak netizen yang telah menjadi korbannya, kecenderungan netizen yang terlalu mudah membagi informasi tanpa verifikasi awal, turut membantu...

Polisi Makin Represif Hadapi Mahasiswa, Satu Orang Tewas Di Makassar

Polisi Makin Represif Hadapi Mahasiswa, Satu Orang Tewas Di Makassar
November 27
21:35 2014

HMINEWS.Com – Protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ricuh. Para pengunjukrasa bentrok dengan polisi, dan seorang pemuda tewas tertabrak mobil water canon, Kamis (27/11/2014).

Korban tewas adalah Muhammad Arif (20), seorang pemuda yang setiap harinya bekerja sebagai ‘Pak Ogah’ di depan Kampus Bosowa 45 Makassar.

Awalnya bentrokan antara mahasiswa UMI dengan polisi terjadi di depan kantor Gubernur Sulsel, kemudian bergeser hingga ke depan kampus UMI, Jl Urip Sumohardjo, Makassar. Polisi memburu mahasiswa yang berdemo hingga ke dalam kampus, dan banyak mahasiswa yang tak terlibat karena sedang mengikuti perkuliahan akhirnya jadi korban.

Masalahnya adalah mahasiswa yang tak berbuat apa2 malah jadi korban, MIRIS!!,” kicau seorang mahasiswi UMI, Andi Arinil Inayah @andrinil

Berdasar pantauan, polisi masuk dan warga, yang diduga ‘massa bayaran’, masuk menyerbu ke dalam kampus UMI, merusak fasilitas kampus; memecahkan kaca-kaca, membakar pos Satpam kampus dan sejumlah sepeda motor milik mahasiswa.

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment